Mercedes Hentikan Produksi AMG C63 Empat Silinder pada 2026
Mercedes-Benz--
Mercedes-Benz memastikan langkah besar dengan menghentikan produksi AMG C63 bermesin empat silinder plug-in hybrid. Model tersebut dinilai gagal meraih penerimaan pasar sejak pertama kali diperkenalkan.
Keputusan mengganti mesin V8 legendaris dengan mesin empat silinder turbo 2.000 cc yang dipadukan motor listrik, meski menghasilkan tenaga gabungan 680 hp, ternyata tidak mampu memenuhi ekspektasi konsumen setia AMG.
Kepastian penghentian produksi itu disampaikan langsung oleh CEO AMG, Michael Schiebe, dalam wawancara terbaru. Ia menyebutkan bahwa AMG C63 akan resmi dipensiunkan pada 2026, dengan lini produksi berakhir pada Mei mendatang.
Mercedes telah menyiapkan pengganti untuk posisi tersebut, yakni AMG C53. Model ini akan mengusung mesin enam silinder segaris 3,0 liter turbo M256M.
Mesin yang sama digunakan pada AMG CLE 53 dan mampu menghasilkan tenaga 449 hp dengan torsi 560 Nm, yang dapat meningkat hingga 600 Nm melalui fitur overboost.
Schiebe menegaskan bahwa keputusan menghentikan AMG C63 bukan disebabkan oleh angka penjualan. Menurutnya, tantangan utama terletak pada mesin dua liter yang dinilai cukup sulit untuk disesuaikan dengan regulasi emisi Euro 7 yang akan segera berlaku.
