Di Era Gempuran Mobil Listrik Kencang, Amerika Punya Hypercar dengan Tenaga Lebih Ganas dari Bugatti Tourbillon
Hennessey kembali menggebrak dunia otomotif dengan menciptakan Hennessey Venom F5 Evolution, hypercar bermesin pembakaran internal (ICE) terkuat di dunia.
Dengan 2.031 tenaga kuda (hp) yang brutal, mobil ini bahkan melampaui angka tenaga milik Bugatti Tourbillon, menjadikannya raja baru di jalanan — setidaknya dari segi performa murni.
Tenaga Gila, Akselerasi Gila
Venom F5 Evolution sanggup melesat dari 0 ke 200 mph (321 km/jam) hanya dalam 10,3 detik — kecepatan yang sulit dikejar bahkan oleh mata saat membaca kalimat ini.
Di balik bodinya, terdapat mesin V8 6.6-liter twin-turbo hasil kolaborasi dengan Ilmor Engineering, namun kali ini dengan sentuhan baru: turbo Precision 7680, piston dan batang penghubung dari billet aluminum, injektor bahan bakar bervolume tinggi, dan katup buang titanium.
Anehnya, kapasitas mesin tetap sama, tapi performa melonjak drastis.
Bukan Cuma Kencang, Tapi Juga Canggih
Tak hanya urusan tenaga, sektor aerodinamika juga mendapat perhatian ekstra. Dengan bantuan pakar F1 dan IndyCar Dr. Mark Handford, Venom F5 Evolution hadir dengan splitter depan baru, dive planes, louver di atas roda depan, underbody paneling yang lebih halus, dan Gurney flap di belakang untuk stabilitas ekstra saat kecepatan tinggi. Bahkan suspensinya kini punya pengaturan dinamis yang berubah sesuai mode berkendara.
Interior: Gahar Tapi Tetap Nyaman
Interiornya tak kalah menarik. Hennessey menawarkan kursi baru dengan desain “Blast Off” yang memberi nuansa kokpit pesawat luar angkasa. Cocok untuk mereka yang ingin sensasi ekstrem tapi tetap ingin kenyamanan dasar.
Bisa Di-upgrade, Tapi Tak Murah
Kabar baik bagi pemilik F5 lama: semua upgrade Evolution ini bisa dipasang secara retrofit, termasuk perubahan mesin dan aero. Tapi siap-siap merogoh kocek dalam, karena paket lengkapnya dibanderol sekitar $285.000, belum termasuk kursi baru.
Venom F5 Evolution bukan hanya pembuktian bahwa Amerika bisa membuat hypercar sekelas Eropa — ini adalah pengingat bahwa kecepatan ekstrem belum mati, dan mesin pembakaran internal masih bisa mengaum keras di era elektrifikasi.
Update Terbaru
Toyota Umumkan Pergantian CEO, Kenta Kon Gantikan Koji Sato
Senin / 09-02-2026, 00:53 WIB
Honda Lakukan Recall Besar pada Civic dan HR-V Produksi 2014–2021, Ini Sebabnya
Senin / 09-02-2026, 00:43 WIB
Mercedes Hentikan Produksi AMG C63 Empat Silinder pada 2026
Senin / 09-02-2026, 00:40 WIB
Honda Luncurkan STEP WGN e:HEV di GIIAS 2025, Lengkapi Lini Hybrid di Indonesia
Rabu / 23-07-2025, 18:48 WIB
Wuling Cortez Darion Resmi Debut Global di GIIAS 2025: MPV Elektrifikasi Perdana dengan Sentuhan Lokal
Rabu / 23-07-2025, 18:34 WIB
Subaru Outback 2026 Resmi Hadir sebagai SUV Tangguh
Rabu / 02-07-2025, 16:45 WIB
Subaru Outback 2026: Transformasi Menjadi SUV yang Lebih Tangguh di Usia 30 Tahun
Rabu / 02-07-2025, 16:45 WIB
Subaru Trailseeker EV Meluncur: Performa Lebih Kencang dari WRX STI
Rabu / 02-07-2025, 16:45 WIB
Mercedes-Benz G-Class Stronger Than The 1980s: Mobil Retro Keren, Tapi Namanya Kurang Greget
Rabu / 02-07-2025, 16:45 WIB
Penjualan Mustang Anjlok, Namun Masih Tercatat Jadi Mobil Sport Terlaris di Dunia
Rabu / 02-07-2025, 16:45 WIB
Hyundai Palisade Hybrid Terbaru Bisa Nyalakan AC Tanpa Sedot BBM
Rabu / 02-07-2025, 16:45 WIB
Kia Ciptakan Teknologi yang Bantu Penumpang Tunanetra 'Melihat' Pemandangan Lewat Suara
Rabu / 02-07-2025, 16:45 WIB
Hatchback Baru KIA K4 2026: Desain Kompak, Muat Banyak
Rabu / 02-07-2025, 16:45 WIB
LG Tarik Diri dari Investasi Rantai Pasok Baterai EV Senilai Rp 129 Triliun di Indonesia, Ada Apa?
Senin / 21-04-2025, 12:19 WIB




