Sekilas, Fungsi Radiator Sebagai Pendingin Mesin

IOTOMOTIF.com – Radiator merupakan sebuah komponen utama sistem pendinginan mesin pada mobil, berasal dari kata ‘radiate’ yang berarti memberikan sirkulasi, dimana dalam hal ini, radiator menggunakan air sebagai mediasi.

Berbeda dengan Fan Shroud yang berfungsi mengarahkan angin ke mesin, fungsi radiator lebih spesifik. Radiator yang kita kenal pada umumnya digunakan pada kendaraan bermotor (roda dua atau roda empat), namun tidak jarang radiator juga digunakan pada mesin yang memerlukan pendinginan eksstra. Seperti pada mesin mesin produksi atau mesin mesin lainnya yang bekerja dalam kondisi kerja berat atau lama. Pada kendaraan baik motor atau mobil radiator pada umumnya terletak di depan dan berada didekat mesin atau pada posisi tertentu yang menguntungkan bagi system pendinginan. Hal ini bertujuan agar mesin mendapatkan pendinginan yang maksimal sesuai yang dibutuhkan mesin.

Mesin kendaraan, ketika dipakai dalam jangka waktu lama berangsur menjadi panas karena suhu pembakaran yang tinggi hanya bisa diredam dengan air yang bersirkulasi di dalam kepala silinder dan blok mesin.

Air pendingin radiator tersebut menjaga suhu mesin agar tidak lewat dari 80 derajat Celcius, mau tak mau ikut menjadi panas sehingga perlu didinginkan kembali oleh radiator. Bila radiator rusak seperti bocor atau kotor (mampat), akan mengganggu sirkulasi air yang harus didinginkan dalam waktu cepat. Bila bocor, air akan keluar dan proses pendinginan mesin jadi terganggu.

Perawatan dan servis radiator pada kendaraan, dilakukan secara berkala setiap 6 bulan sekali, terutama bagi mobil yang menggunakan cairan kimia khusus seperti radiator coolant.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here