Lebaran 2020 Dilarang, Korban Kecelakaan Menurun Drastis

  • Whatsapp
Mudik Lebaran 2020 Dilarang
Mudik Lebaran 2020 Dilarang

IOTOMOTIF.com – Berdasarkan data catatan kepolisian, jumlah kecelakaan dan korban meninggal di jalan selama periode lebaran 2020 menurun drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena pemerintah melakukan pelarangan mudik selama masa pandemi virus corona atau covid-19.

Korlantas Polri secara resmi menutup kegiatan Operasi Ketupat 2020 yang berlangsung sejak 24 April hingga 7 Juni 2020.

Read More

Dalam operasi ketupat 2020 yang berlangsung selama 45 hari, tercatat ada 156.774 kendaraan yang diminta untuk putar balik karena hendak melakukan mudik dari Jakarta. Seluruh kendaraan terjaring di  56 titik penyekatan arus mudik dan 146 titik penyekatan arus balik.

“Secara rinci, 78.455 kendaraan diputar balik selama arus mudik dan 78.319 kendaraan di arus balik. Jadi secara total hingga penutupan operasi ada 156.774 kendaraan yang berhasil diputar balik,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono di keterangan resmi, Senin (8/6/2020).

“Ini operasi terlama, biasanya 14 sampai 15 hari saja, tetapi di masa pandemi jadi sedikit berbeda. Biasanya kita melakukan pengaturan lalu lintas untuk memperlancar arus mudik dan balik Lebaran, tapi kali ini kita melakukan penyekatan supaya masyarakat tidak melakukan perjalanan mudik karena berpotensi menyebar virus corona,” jelasnya dia.

70.719 kendaraan diantaranya diputarbalik karena hendak keluar-masuk wilayah DKI Jakarta.

Sebanyak 41.439 kendaraan diputarbalik kembali ke arah Ibu Kota dalam rangka larangan arus mudik Lebaran (24 April – 26 Mei).

Kemudian, 29.280 kendaraan sisanya dicegak masuk ke wilayah Jakarta saat arus balik karena tidak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta selama 27 Mei – 7 Juni 2020.

Sedangkan angka kecelakaan sendiri, dikatakan mengalami penurunan sebanyak 31 persen bila dibandingkan dengan operasi ketupat tahun lalu, yakni 2.851 kejadian tahun 2019 menjadi 1.980 kejadian.

Korban meninggal juga mengalami penurunan sebanyak 63 persen menjadi 418 orang dari tahun lalu sebanyak 1.116 orang.

Related posts