Pabrik BMW Kembali Beroperasi

IOTOMOTIF.com – BMW ingin memulai kembali produksi di pabrik Spartanburg di South Carolina, Amerika Serikat pekan depan pada hari Senin. Sebelumnya adanya wabah virus corona atau Covid-19 membuat pabrik ditutup selama sebulan.

Pabrik Spartanburg ini adalah fasilitas perakitan terbesar BMW di dunia dengan jumlah pekerja mencapai 11.000 orang. Di sinilah produsen mobil Jerman itu memproduksi SUV, dengan sekitar 70 persen volumenya diekspor ke sekitar 125 pasar global dengan Cina menjadi yang terbesar.

Proses memulai kembali produksi akan dilaksanakan secara bertahap karena pabrik akan beroperasi dengan kapasitas sekitar 50 persen. BMW berencana untuk secara cermat menilai permintaan pelanggan dan kapasitas diler.

“Kami terus memantau permintaan global dan akan meningkatkan jumlah ketika situasinya menentukan,” kata juru bicara BMW Phil Dilanni, yang menolak mengatakan kapan produksi penuh akan dimulai. “Kami bekerja sama dengan pemasok untuk merencanakan peningkatan berdasarkan situasi masing-masing.”

Awal kembali beroperasinya pabrik, kendaraan akan dirakit menggunakan suku cadang yang tersedia sebelum penutupan.

Dengan kembali beroperasinya pabrik, BMW akan bergabung dengan Hyundai dan Kia yang kembali melakukan aktivitas produksi kendaraan di Amerika. Sementara itu Toyota dan Volkswagen terus memundurkan waktu kembali beroperasinya pabrik, sebelumnya direncanakan untuk kembali beroperasi pada 4 Mei.

Sedangkan pesaing BMW di kelas mobil premium, Mercedes sudah memulai kegiatan produksi. Pabrik Daimler di Vance, Alabama, Amerika Serikat sudah mulai beroperasi pada 27 April yang lalu. Fasilitas itu memproduksi sedan GLE, GLS, dan C-Class, dan saat ini beroperasi dengan satu shift kerja.

Awal pekan ini, BMW juga mengumumkan akan membuka kembali fasilitas BMW Welt di Jerman, memungkinkan pelanggan untuk mengambil kendaraan baru mereka secara langsung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here