IOTOMOTIF.com – Musim MotoGP 2019 bisa jadi tahun yang berat bagi Yamaha. Pada musim tersebut Yamaha, khususnya tim pabrikan Monster Energy Yamaha gagal meraih hasil yang baik.

Dua pembalap utama mereka, Valentino Rossi dan Maverick Vinales hanya mampu mengoleksi total tujuh podium dan dua kemenangan saja. Peringkat ketiga yang diraih Vinales hanya memiliki separuh dari total point juara MotoGP 2019, Marc Marquez.

Pemimpin Proyek Yamaha, Takahiro Sumi, mengakui bahwa memang timnya tertinggal cukup jauh dari tim-tim lain yang ada di MotoGP 2019. Tertinggalnya tim membuat Rossi dan Vinales kesulitan untuk meraih hasil yang baik sepanjang musim 2019.

Sumi mengatakan bahwa kecepatan motor Yamaha tak berkembang sama sekali, tidak seperti Repsol Honda yang bisa dikatakan sudah sama cepat dengan motor dari tim Ducati. Tidak hanya itu, motor KTM yang sebelumnya kalah jauh kini telah memiliki kecepatan yang sama dengan YZR-M1.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa pada MotoGP musim lalu Yamaha sama sekali tidak berkembang. Melihat hal tersebut, Sumi berharap seluruh kru dan pembalap dapat membawa tim Yamaha selangkah lagi berada di depan pada MotoGP 2020.

“Saat di awal musim (MotoGP 2019), kami benar-benar gugup, hingga akhirnya kami berhasil memenangkan balapan di Assen. Kami sebenarnya selalu mencoba untuk meningkatkan tenaga mesin kami, namun di 2019 Honda justru mampu mencapai kecepatan Ducati dan KTM juga semakin cepat. Hal tersebut membuktikan Yamaha bergerak lamban ketimbang yang lain dan itu membuat kedua pembalap kami menjadi kesulitan,” kata Sumi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here