Home » News » Nasional » Harga Mobil LCGC Calya-Sigra CS Siap Naik
Nasional Business & Industry

Harga Mobil LCGC Calya-Sigra CS Siap Naik

Daihatsu Sigra GIIAS 2019
Daihatsu Sigra GIIAS 2019

IOTOMOTIF.com – Program pemerintah insentif fiskal berupa Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk Kendaraan Bermotor Hemat energi dan Harga terjangkau (KBH2) atau Low Cost Green Car (LCGC) yang selama ini 0 persen bakal berakhir. Ini berarti produk seperti Toyota Calya, Daihatsu Sigra, Ayla, Agya, Brio, dan Datsun Go akan mengalami kenaikan harga. Dengan adanya aturan baru terkait harmonisasi tarif pajak, PPnBM untuk mobil jenis itu sebesar 3%.

“Iya, ini kan dalam rangka kebijakan nasional kita yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan pengurangan emisi gas buang dan sekaligus mewujudkan roadmap, kendaraan terlektrifikasi (berteknologi daya listrik) LCEV (Low Carbon Emission Vehicle). Jadi, PPnBM nantinya didasakan pada tingkat emisi gas buang, bukan lagi besaran mesin atau konsumsi BBM (bahan bakar),” kata  Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Harjanto dilansir dari motoris.

Harjanto menerangkan bahwa ketentuan tarif PPnBM sebesar 3 persen untuk mobil LCGC akan berlaku bila kendaraan yang masuk segmen tersebut masih tetap menggunakan mesin yang dipakai saat ini. Hal ini dikarenakan Calya-Sigra cs masih menggunakan mesin berstandar Euro 2 dengan tingkat emisi yang telah melewati ambang batas acuan tarif PPnBM.

Meski dilakukan pengubahan mesin, belum tentu akan menerima tarif PPnBM 0 persen, hal ini dikarenakan mesin pembakaran internal yang digunakan mobil-mobil LCGC masih memiliki emisi gas buang.

“Pajaknya  (PPnBM) turun jadi 2%. Karena kalau 0% kan untuk mobil yang tidak menghasilkan emisi gas buang sama sekali atau mobil listrik,” terang Harjanto.

“Berarti harus ada penyesuaian supaya tingkat emisi juga tidak melebihi ambang batas yang ditentukan. Tapi kan penysuaian butuh investasi. Nah, ujungnya biaya itu juga dibebankan ke harga. Tapi tetap kena PPnBM, karena dasar mobil ini (LCGC) kan tetap beremisi. Mobil tanpa emisi itu mobil listrik (berbasis baterai),” terangnya.









Get a weekly email with best free content
Subscribe