Dilelang Rp21 Juta di IDE 2018, Mobil-mobilan ini Didesain Secara Eksklusif

IOTOMOTIF.com – Ribuan pengunjung sukses membanjiri Indonesia Diecast Expo (IDE) 2018. Hal tersebut menjadi salah satu bukti bahwa antusiasme penggemar diecast di Tanah Air terhadap IDE sangat baik. Para pembeli tiket masuk, para kolektor, komunitas undangan, dan media hadir memeriahkan gelaran tersebut.

Feldani Effendy, selaku Public Relations The 5th IDE 2018 mengungkapkan bahwa antusiasme pengunjung tidak surut meskipun lokasi penyelenggaraan IDE tahun ini berpindah tempat.

Gelaran tersebut berada di Hall 8, ICE, BSD City. Untuk tahun ini luas area pameran mencapai 5.000 meter persegi yang berarti lebih besar dibandingkan lokasi penyelenggaraan sebelumnya.

Pada hari terakhir pelaksanaan The 5th Shopee IDE 2018 Minggu kemarin (4/11), dilelang Event Car yaitu mobil ’55 Chevy Bell Air Gasser, Morris Mini dan Tomica Honda Civic Type-R. Tak hanya itu, ada pula lelang amal diecast-diecast donasi dari para kolektor dan komunitas diecast.

Tercatat pada hari kedua ini harga lelang paling tinggi adalah Rp 21 Juta untuk Official Event Car The 5th IDE 2018, Hot Wheels Morris Mini No. 1/100 yang diusung oleh Henry Halim, seorang diecaster asal kota Solo, Jawa Tengah.

Sebelumnya, pada malam Sabtu (3/11) juga berlangsung acara “An Evening with Jun Imai” yang diselenggarakan oleh International Datsun Diecast (IDD) di Hotel Grand Zuri, BSD City. Pada acara ini diecaster yang telah terdaftar dapat bertemu langsung dengan Jun Imai yang merupakan mantan desainer dan Director of Product Design Hot Wheels pada tahun 2004-2018.

Gelaran tersebut juga melelang Hot Wheels Custom Datsun 240Z yang didesain khusus oleh Jun Imai untuk acara ini. Hot Wheels eksklusif tersebut berhasil dilelang hingga Rp 21 Juta.

Feldani mengatakan, “Hasil lelang ini akan sepenuhnya didonasikan kepada yayasan yang peduli pada anak-anak Indonesia, yang juga dipilih oleh Jun Imai.”

Tak sekedar ajang jual beli, pameran tahunan ini benar-benar menjadi gelaran dunia diecast terlengkap di Tanah Air dengan berbagai kegiatan yang menonjolkan aspek kreativitas khas komunitas. Tentunya tanpa meninggalkan esensi utamanya yakni hiburan, pendidikan, dan kepedulian sosial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here