Hasil Tes Tabrak Renault Kwid di ASEAN NCAP Mengecewakan

Renault Kwid Tes Tabrak ASEAN NCAP

Jakarta, IOTOMOTIF.com – Dalam mencegah adanya kecelakaan di jalan, berbagai pabrikan mobil menghadirkan fitur dan teknologi tinggi untuk meningkatkan keamanan mobil. Dengan tes tabrak dilakukan untuk mengukur tingkat keamanan sebuah mobil. Belum lama ini, ASEAN NCAP (New Car Assessmet Programme for Southeast Asian Countries) mengumumkan hasil tes tabrak sejumlah produk pada kuartal ketiga tahun ini.

Salah satu produk yang diuji adalah Renault Kwid city car yang juga dipasarkan di Indonesia. Hasil tes tabrak yang dilakukan pada Juni lalu, Kwid ternyata gagal mendapat bintang. Renault Kwid produksi 2018 mendapat nilai 10.12 untuk perlindungan penumpang dewasa, 14,56 untuk penumpang anak-anak dan nilai nol untuk fitur safety assist dan membuat mobil memiliki total nilai 24.68.

Dari daftar safety assist ASEAN NCAP seperti ESC, ABS, Seatbelt Reminder (SBR), Blind Spot technology, advance safety assist technlogies, Kwid tidak memberikan satu pun fitur keselamatan tersebut. Fitur keamanan pada Renault Kwid seperti satu airbag untuk pengemudi.

“Kami sangat menyesal mengetahui masih ada produk kendaraan yang tidak memberikan level keselamatan tinggi untuk penumpangnya di wilayah ASEAN. Mobil ini dijual di salah satu negara yang berdasarkan data WHO mencatat angka kematian sebanyak 26.416 korban jiwa,” ucap ASEAN NCAP Seretary-general Kairil Anwar Abu Kassim dalam keterangan resmi.

Data yang didapat dari Gaikindo sendiri, penjualan Kwid di Indonesia juga tidak terlalu baik. Produk yang diimpor dari India itu pada paruh pertama 2018 hanya terjual sebanyak 46 unit meski dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, mulai Rp 119 jutaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here