Owner's Guide

Cara Menghindari Overheat, Tips dan Penyebab

Jakarta, IOTOMOTIF.com – Kondisi lalu lintas yang makin hari semakin padat, membuat kerja mesin mobil semakin berat. Sehingga menyiapkan mobil untuk perjalanan jarak jauh seperti libur natal dan tahun baru harus mulai dilakukan sejak awal.

Salah satu yang harus dicermati pengguna mobil adalah suhu mesin terlalu tinggi atau overheat. Kondisi ini kerap terjadi saat mesin yang menyala cenderung lebih lama berada dalam kondisi diam. Gejala awal biasanya muncul suara ngelitik (knocking) berlebih pada mesin.

Penyebab Overheat Mesin Panas

Selain itu, mobil yang dilengkapi dengan indikator jarum, akan terlihat peningkatan suhu. Sementara untuk mobil dengan indikator menggunakan gambar, mesin akan langsung mati ketika overheat. Dalam beberapa kasus, kenali gejala overheat saat Anda.

Radiator mampet

Penyebab pertama meningkatnya suhu mesin di atas normal, adalah karena radiator yang mampet. Hal ini terjadi akibat karat dari kadar air yang bereaksi dengan blok mesin. Kotoran menyumbat kisi-kisi radiator sehingga membuat sirkulasi air tidak maksimal.

Penanggulangannya adalah Anda bisa memperbaiki atau kalau sudah parah maka kisi-kisi harus diganti. Pencegahan karat bisa dengan mengganti air radiator setiap 20.000 km dengan memakai air radiator yang mengandung zat anti karat.

Biasakan memeriksa kondisi air radiator sebelum berkendara. Volume air yang berkurang menandakan adanya kebocoran. Bisa disebabkan dari selang yang sudah getas, sambungan selang, atau sil dan pegas tutup radiator yang sudah tidak berfungsi baik. Kebocoran dari tutup radiator biasanya terlihat dari bekas karat di sekitarnya yang mengering.

Kondisi Motor Extra Fan

Penyebab lain kenaikan suhu mesin secara berlebih adalah melemahnya motor extra fan. Gejalanya dapat dilihat saat kecepatan tinggi indikator temperatur ikut naik. Sementara pada kecepatan rendah suhu kembali turun.

Cara mengeceknya adalah dengan menyalakan air conditioner (AC). Bila embusan angin sudah tidak maksimal, maka temperatur mesin akan naik. Segera ganti motor extra fan sekaligus mengganti kipas bila kondisi sudah parah untuk menghindari kerusakan di bagian poros kipas pendingin.

Cara Menangani Overheat

Bila mesin mobil sudah terkena overheat di tengah kemacetan, segera menepikan mobil ke area aman dan pasang segitiga pengaman untuk memberikan kode bahaya kepada pengemudi yang hendak lewat. Tunggu beberapa menit hingga suhu mesin turun atau bisa dibantu dengan menyiram air di penampang radiator. Setelah suhu mesin dingin, cek kondisi kecukupan air radiator.

Saat membuka tutup radiator dan masih terasa panas, Anda dapat menggunakan kain tebal dan putar secara perlahan. Jika ada tekanan air, segera tekan tutup radiator sambil diputar perlahan. Jika volume air masih penuh, tutup kembali radiator dan tunggu sampai temperatur normal.

Daihatsu, urutan ke-2 mobil terlaris di Indonesia

Previous article

2019 Acura ILX Hadir dengan Grille Baru

Next article

You may also like