Home » News » Global » Menurut Penelitian, Pickup dan SUV Lebih Berbahaya bagi Pejalan Kaki
Global Business & Industry Technology Crash

Menurut Penelitian, Pickup dan SUV Lebih Berbahaya bagi Pejalan Kaki

Teknologi Keamanan Pejalan Kaki Volvo

Jakarta, IOTOMOTIF.com – Saat ini mobil model crossover dan SUV terus mengalami peningkatan penjualan, tidak hanya di Indonesia, namun juga di Dunia. Menurut investasi dari Detroit Free Press dan USA Today Network, mobil SUV dua hingga tiga kali memiliki kemungkinan lebih untuk menyebabkan kematian dibandingkan mobil model lain.

Pemerintah dilaporkan sudah tahu mengenai ini dalam beberapa tahun, namun “hanya melakukan hal kecil untuk mengurangi kematian atau mempublikasikan bahaya”.

Jumlah kematian pejalan kaki di Amerika Serikat telah meningkat 46 persen sejak 2009 dan dari laporan yang ada mengatakan SUV memiliki pengaruh besar dalam peningkatan tersebut. Ini merupakan angka kematian yang tinggi, mencapai 6.000 pejalan kaki terbunuh di Amerika Serikat pada 2016.

Teknologi Keamanan Pejalan Kaki pada Mobil

Tidak mengejutkannya, kebanyakan korban berasal dari kota besar. Kota dengan populasi paling tidak 200.000 penduduk, Detroit menjadi peringkat pertama dengan korban pejalan kaki terbanyak dengan angka 34,5 orang per 100.000 penduduk.

SUV tidak sepenuhnya menjadi penyebab korban kematian pada pejalan kaki, penyebrang sembrono atau mabuk karena alkohol bisa jadi penyebab kecelakaan. Smartphone juga menjadi salah satu penyebab yang mengalami peningkatan sejak 2009 dan banyak pengemudi dan pejalan kaki yang ikut dalam kecelakaan kecelakaan teralihkan fokusnya oleh gadget berteknologi tinggi.

Meski sejumlah faktor menyebabkan kecelakaan, koneksi antara crossover dan SUV cukup jelas. Ada sejumlah debat mengenai jumlah, namun Detroit Free Press mengatakan ada 69 persen peningkatan pada satu kendaraan dengan korban pejalan kaki melibatkan SUV antara tahun 2009 dan 2016.

National Highway Traffic Safety Administration sebelumnya telah mengatakan koneksi tersebut pada 2015, dengan mengatakan “Sekitar sepertiga pejalan kaki yang terluka tertabrak oleh SUV atau pickup truk, yang mana setara dengan jumlah SUV dan pickup di Amerika Serikat. Namun, angka kematian pejalan kaki mencapai 40 persen melibatkan SUV dan pickup, yang mana menunjukkan luka lebih parah ketika terjadi kecelakaan.”

Fitur Keamanan Mobil Pejalan Kaki

Laporan terus menunjukkan 12 studi yang berbeda menunjukkan 2-3 kali angka kematian ketika ditabrak pickup atau SUV dibandingkan mobil lain. Hal ini mendorong agensi untuk menghadirkan sistem baru untuk menilai angka keamanan pejalan kaki.

Penilaian baru itu baru akan dijadwalkan untuk mulai berlaku pada model tahun 2019, namun masih belum dilaksanakan. NGTSA menolak mengatakan alasan mengapa ada penundaan, namun dari laporan yang ada, sejumlah pabrikan mobil menolak penilaian baru itu.

Meski begitu, pabrikan mobil terus meningkatkan standar keselamatan dengan berbagai fitur baru yang canggih, dimana mencegah atau mengurangi kecelakaan dengan pejalan kaki. Termasuk fitur forward collision warning dan autonomous emergency braking system.