Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional, Mercedes-Benz Indonesia menghadirkan program She’s Mercedes untuk tahun 2018 bersama Codeltra Asia melalui acara She’s Mercedes Luncheon yang bertempat di Alto Restaurant and Bar, Four Seasons Hotel Jakarta. Fokus acara She’s Mercedes yang eksklusif tersebut ditempatkan pada jaringan pemberdayaan wanita.

“Kaum wanita adalah kelompok konsumen yang tumbuh paling cepat dan paling berpengaruh di dunia,” kata Roelof Lamberts, Presiden dan CEO PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia, saat memberikan komentarnya mengenai inisiatif She’s Mercedes. “Tujuan kami adalah untuk menanggapi keinginan dan kebutuhan para wanita secara holistik – mulai dari penjualan, komunikasi hingga layanan. Dalam beberapa tahun mendatang, kami ingin menjadikan Mercedes-Benz sebagai merek mobil premium paling atraktif di dunia bagi kaum wanita serta meningkatkan proporsi pelanggan wanita kami.”

Sherly Worth, Pendiri dan CEO Codeltra Asia mengatakan: “Kami senang dapat bermitra dengan Mercedes-Benz pada acara yang menyoroti pemberdayaan wanita ini. Kami percaya bahwa kunci keberhasilan bagi wanita terletak dalam penggunaan soft skills yang kita semua kuasai, namun jarang sekali terpikirkan. Inisiatif She’s Mercedes ini menetapkan fondasi yang kuat dalam membangun sebuah jaringan.”

Platform inspirasi She’s Mercedes memungkinkan terjadinya komunikasi yang ditargetkan dengan dan antar kaum wanita. Dengan mengadakan acara global dan kesempatan membangun sebuah jaringan, She’s Mercedes mengajak pertukaran pandangan dan informasi secara reguler. Melalui majalah dan juga jaringan She’s Mercedes, para wanita menarik dari beragam bidang dan sektor berbagi wawasan mengenai dunia kehidupan mereka serta mengundang adanya dialog. Kisah sukses dari bidang profesional dan pribadi mereka diharapkan akan menginspirasi banyak orang dalam memulai jalan kehidupan mereka sendiri.

READ  Mercedes-Benz ML-350, Akan Dirakit di Indonesia

Daimler, perusahaan induk Mercedes-Benz, telah menetapkan sasaran peningkatan proporsi wanita dalam posisi manajemen hingga 20 persen pada tahun 2020. Persentase tersebut terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan saat ini telah mencapai lebih dari 15 persen. Bersama Renata Jungo Brüngger dan Britta Seeger, Daimler memiliki dua wanita yang duduk di Dewan Manajemen, setara dengan persentase wanita sebesar 25 persen. Manajemen keragaman telah tertanam kuat di dalam strategi perusahaan sejak tahun 2005 dan memberikan kontribusi yang menentukan bagi kesuksesan perusahaan.

Daimler menekankan pentingnya tenaga kerja yang beragam serta memanfaatkan pengalaman, perspektif dan keterampilan yang berbeda. Manajemen keragaman yang aktif mencakup berbagai peluang kualifikasi, lokakarya dan acara yang diperuntukkan bagi kaum wanita namun juga bagi kaum pria, serta sejumlah program mentoring.

“She’s Mercedes adalah inisiatif merek pertama yang mendukung wanita modern dalam kehidupan profesional dan pribadi mereka. Saya senang melihat respon dan keterlibatan yang sungguh antusias dari para wanita inspiratif di seluruh Indonesia,” tutup Roelof Lamberts. “Tahun ini, kami bermaksud untuk melanjutkan inisiatif kami, terutama melalui dialog dan terus mengembangkannya pada wadah jaringan terpilih. Ini merupakan sesuatu yang sangat saya tunggu-tunggu.”