Owner's Guide

Penyebab dan Biaya Perbaikan Motor Rusak Karena Banjir

Penyebab dan Biaya Perbaikan Motor Rusak Karena Banjir

Dengan intensitas hujan yang tinggi membuat beberapa wilayah di Indonesia mengalami banjir. Bencana banjir ini tidak hanya dapat merusak kendaraan mobil saja, namun juga sepeda motor.

Bila ketinggian rendaman air sudah mencapai posisi mesin, hal ini dapat membuat kendaraan motor sulit untuk dihidupkan. Matinya mesin motor setelah terendam banjir bisa disebabkan oleh beberapa hal.

Kerusakan Ringan Oli Tercampur Air

Kepala Bengkel AHASS Murni Pura Mas Depok Memet Saputra mengatakan bahwa kerusakan paling minim yang dapat dialami motor setelah terendam banjir adalah bercampurnya oli dengan air yang masuk ke bak mesin. Oli yang bercampur dengan air dapat dilihat dengan berubahnya warna oli menjadi putih susu. Pada kondisi ini, perbaikan hanya perlu dilakukan dengan menguras oli dan dilakukan proses pergantian oli baru sebanyak tiga kali.

“Kalau warna olinya sudah normal kembali, artinya air di bak mesin sudah benar-benar terkuras,” kata Memet.

Untuk perbaikan ringan motor paling ringan dikarenakan dampak terkena banjir ini tidak jauh berbeda dengan biaya servis ringan yang biasa dilakukan. Namun memiliki biaya tambahan untuk pergantian oli yang dilakukan sebanyak tiga kali. Bila menggunakan oli resmi dari tiap merek motor itu sendiri, biaya perbaikan motor bekas banjir yang sudah termasuk jasa mekanik berada di kisaran Rp 300 ribu.

Pada kerusakan ringan ini, setelah dikuras oli sebanyak tiga kali, mesin motor biasanya akan kembali halus. Bila mesin motor masih terdengar kasar, ini berarti kerusakan tidak lagi pada bagian oli yang bercampur air saja, namun ada beberapa komponen lain yang mengalami kerusakan.

Biaya Perbaikan Motor Rusak Karena Banjir

Kerusakan Tingkat Lanjut Komponen Kendaraan

Dengan kondisi mesin yang masih kasar setelah diganti oli sebanyak tiga kali, maka diperlukan untuk melakukan overhaul, yaitu dengan membongkar berbagai komponen kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan dengan teliti dan dicari penyebab kerusakannya. Kerusakan tahap lanjut akibat banjir ini tidak bisa diketahui secara pasti apa saja yang rusak dan harus diperiksa secara teliti.

Tingkat kerusakan motor akibat banjir sendiri kerat kaitannya dengan seberapa tinggi air yang merendam motor. Hal ini dikarenakan ketinggian air bisa mempengaruhi komponen apa saja yang mengalami kerusakan. Umumnya komponen yang mengalami kerusakan akibat terendam air banjir ada pada bagian tengah mesin.

“Setelah bagian tengah, baru kita lihat bagian atasnya. Kalau atasnya masih aman, komponen seperti klep atau noken as tidak perlu diganti,” kata Memet.

Bila memang terjadi kerusakan komponen karena terendam air banjir, biaya perbaikan ditambah ongkos jasa perbaikan paling minim berada di kisaran Rp 1,3 juta.

Daftar Mobil Terlaris Awal 2018, Penjualan Avanza Ditempel Ketat Xpander

Previous article

Daftar Pilihan Mobil Seharga Wuling Cortez

Next article

You may also like