Adanya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O atau yang lebih dikenal dengan Standar Emisi Euro IV pastinya membuat seluruh pabrikan otomotif di Tanah Air memikirkan strategi menghadirkan produk baru. Bisa dengan mengimpor mesin dari luar negeri ataupun merakit dan memproduksi secara lokal mesin baru yang sudah berstandar Euro 4.

Peraturan baru ini akan berlaku efektif pada September 2018 untuk mesin bensin. Sedangkan pada mesin diesel baru berlangsung empat tahun setelahnya, yakni pada tahun 2021. Meski standar Euro yang lebih tinggi membuat mesin lebih ramah lingkunan, namun pendekatan akan mesin diesel di Indonesia ini sangat berbeda dengan di Eropa yang bahkan berencana untuk melarang kendaraan baru bermesin diesel mulai 2020 mendatang.

Menghadapi peraturan baru yang akan segera berlangsung itu, Mitsubishi Fuso mengaku telah menyiapkan mesin Euro IV yang saat ini masih dalam tahap proses persiapan teknologi.

“Artinya sudah dalam proses ke sana. Pada 2021 saat sudah beralih ke Euro IV dimungkinkan kalau kami siap,” ujar Duljatmono, Direktur Sales & Marketing KTB.

Rencananya mesin juga akan dirakit secara lokal di Indonesia, tidak didatangkan dari India.

“Kami prioritaskan untuk kedua produk kita Light Duty Truck (LDT) dan Medium Duty Truck (MDT). Produknya tidak dari India, perakitannya dilakukan di Indonesia,” tutur Duljatmono.

“Terkait dengan rencana-rencana lain pada 2021, pastinya saya tidak tahu. Namun intinya, kami siap dengan produk baru yang comply dengan Euro IV,” kata Duljatmono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here