Home » News » Business & Industry » Harga Mobil Sedan Bisa Turun dengan Peraturan Pajak Baru
Business & Industry

Harga Mobil Sedan Bisa Turun dengan Peraturan Pajak Baru

Pajak mobil sedan di Indonesia merupakan yang tertinggi diantara sejumlah segmen mobil yang ada meski nyatanya produk MPV jauh lebih diminati. Melihat hal tersebut, Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian akan merevisi pajak sedan yang sebelumnya di anggap mewah.

Selain melihat kondisi pasar di Indonesia, hal ini dilakukan pemerintah untuk meningkatkan ekspor kendaraan bermotor di Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu menarik para produsen yang sudah berinvestasi di dalam negeri untuk memproduksi jenis mobil tersebut di dalam negeri.

Meski di Indonesia permintaan akan mobil MPV 7 penumpang sangat tinggi, namun pasar dunia masih didominasi oleh segmen sedan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada keterangan resmi mengatakan bahwa target Kemenkeu untuk segera menyelesaikan revisi pajak sedan. Pasalnya, disebut kalau usulan soal sedan sudah diajukan cukup lama atau sekitar tahun depan.

“Mungkin kuartal satu ini bisa diselesaikan. Draftnya sudah dikirim dari tahun kemarin,” kata Airlangga.

Arilangga juga mengatakan bahwa jika tarif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah ( PPnBM) sedan bisa diturunkan dan setara dengan produk mobil jenis lain, harga jual mobil sedan akan lebih terjangkau untuk pasar Indonesia. Tidak hanya itu, produsen mobil juga makin banyak yang memproduksi mobil jenis sedan untuk kebutuhan pasar ekspor.

“Kami ingin revisi struktur perpajakan industri otomotif, termasuk Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Kami berharap untuk sedan tidak lagi jadi barang mewah,” kata Airlangga.

“Salah satu sasarannya adalah Australia, karena pabrik mobilnya di sana sudah banyak tutup. Nah, ini kesempatan yang bagus bagi Indonesia untuk masuk di pasar Australia,” ujar Airlangga.