Banyaknya kasus kecelakaan dan rusaknya infrastruktur di Indonesia menyebabkan kecemasan tersendiri bagi masyarakat. Mulai dari patahnya pemasangan jalan layang hingga yang baru ini terjadi longsornya salah satu proyek infrastruktur yang baru 1 bulan diresmikan.

Berbagai hal tersebut membuat masyarakat khawatir melihat adanya retakan yang memanjang di bagian bawah jalan layang Tendean, Jakarta Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Bina Marga DKI Jakarta, yang menyatakan bahwa masyarakat tak perlu khawatir. Dikatakan bahwa retakan tersebut merupakan hal yang normal dan tidak berbahaya.

“Bukan retak itu, design-nya memang demikian, terpisah antara struktur yang satu dengan yang di sebelahnya,” Heru Suwondokata Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI.

Retakan itu, lanjut Heru merupakan bagian dari struktur yang membangun jalan layang tersebut. Konstruksi jalan layang memiliki struktur berbeda, dan punya dua box girder yang saling berhimpitlah penyebab desainnya menjadi seolah retak.

“Jadi struktur tidak menyatu. Bagian bawah diisi spesi beton, sehingga saat ini seolah terjadi retak, namun hal tersebut bukan kerusakan struktur,” jelasnya.

Bina Marga juga mengatakan bahwa mereka akan segera menambal dan merapikan retakan tersebut.

“Segera kami rapikan supaya orang tidak salah pemahaman, supaya tidak timbul kekhawatiran juga,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here