Piston Cacat, Honda CRF150L ini Sudah Mangkrak di AHASS Bali Hampir 3 Minggu

Beberapa waktu yang lalu marak kabar mengenai berbagai motor Honda mengalami masalah, seperti gas grip patah, badan motor terbelah, dan kali ini masalah baru muncul pada All New Honda CRF150L.

Dilansir dari garduoto, masalah baru ini menimpa motor milik I Made Ari Widnyana, lelaki asal Bali yang membeli CRF 150L dengan jalan tunai senilai 33 juta on the road Bali. Pemuda asal desa Baluk Kabupaten Jembrana Bali ini membeli motor Honda CRF150L pada bulan November, dan dia mengaku bahwa sudah memiliki perasaan tak enak saat membeli motor di diler Nusantarakti (NSS) Jembrana.

“Pada saat motor dihidupkan ternyata ada suara yang aneh yang keluar dari mesinnya, terdengar ada suara ngelitik kasar dari piston CRFnya,” jelasnya.

Pada saat itu, Ari mengaku bahwa dia berpikir bahwa hal tersebut mungkin hanya karena mesin baru yang perlu penyesuaian. Apalagi mekanik tidak mungkin tidak tahu kalau itu bakal bermasalah.

Setelah motor dikirim ke rumah pada 10 Desember 2017, selama tiga hari pemakaian motor, I Made Ari mengaku merasakan suara pistonnya bertambah kasar dan keras. Dan tiga hari kemudian, ketika motor sudah memasuki kilometer 200, motor baru Honda CRF itu dibawanya ke AHAS NSS Jembrana.

Setelah diperiksa, mekanik yang menangani motor trail itu menginformasikan bawah ada cacat produk di bagian piston dan katanya piston longgar. Terlebih lagi mekanik mengatakan bahwa motor harus ditinggal tanpa adanya kepastian kapan bisa diambil.

“Kalau cacat produksi kenapa djual? Memangnya Honda tidak malu menjual produk cacat? Saya ini beli tunai, saya bukan orang kaya, saya nabung demi impian punya CRF, kok dikasih barang cacat” ujar Made Ari yang juga anggota komunitas CRF150 Tips, trik and share.

Hal yang membuat Ari bertambah kesal, karena sampai saat ini tidak ada komunikasi dari NSS atau AHASS Jembrana sama sekali.

“Saya baru makai motor itu 6 hari, kok harus masuk bengkel 2 minggu lebih?” tuturnya kecewa.

Akhirnya Ari memutuskan untuk menghubungi Astra Honda Motor (AHM) Pusat 3 hari yang lalu dan jawaban dari AHM mengatakan bahwa akan dikondisikan dengan Astra Bali dan Main Dealer. Setelah 2 hari berselang, Ari mendapat telepon dari Astra Bali yang memberitahukan bahwa perbaikan dapat dilakukan setelah menunggu kiriman sparepart dari Jakarta yang tidak diketahui kapan sampai di Bali.

“Apa ada beda beli cash ama kredit ya?. Kok Saya dicuekin gini. NSS tidak pernah menghubungi Saya sama sekali. Waktu Saya datang ke dealer, saya dicuekin sama orang kantor, yang nemuin saya cuma orang bengkel,” pungkas Made Ari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here