Home » News » Nasional » Toyota Masih Dominasi Pasar Mobil di Indonesia
Nasional Business & Industry Press Release

Toyota Masih Dominasi Pasar Mobil di Indonesia

Jakarta – Pasar otomotif di Indonesia diprediksi stagnan tahun ini dengan total penjualan nasional tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Meski begitu, Toyota di Indonesia mengalami laju pertumbuhan sepanjang tahun 2016 dengan semangat ‘Let’s Go Beyond’ serta berbagai produk baru tahun ini.

Pada bulan Oktober 2016 yang lalu Toyota mencatatkan penjualan ritel sebanyak 34.499 unit atau mengalami kenaikan sebesar 19,5 persen dibandingkan periode yang tahun lalu sebesar 28.880 unit. Sedangkan untuk total penjualan Toyota pada 10 bulan pertama tahun ini, Januari – Oktober 2016 mencapai angka 314.678 unit dengan pertumbuhan sebesar 18,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebesar 264.847 unit.

Tingginya penjualan Toyota tahun ini berkat hadirnya berbagai model baru seperti Toyota Fortuner SUV serta mobil MPV murah, Toyota Calya yang langsung menarik hati masyarakat Indonesia.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, menyebutkan kondisi pasar otomotif nasional masih belum begitu positif, kendati sudah menunjukkan tren pertumbuhan. Hal itu terlihat dari pertumbuhan pasar nasional pada Januari-Oktober 2016 yang hanya naik 2,9% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015.

“Kita berharap dalam dua bulan ke depan atau sampai akhir tahun, pasar otomotif dapat tetap terus meningkat. ” ujar Henry.

“Toyota berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan sehingga kami sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada pelanggan yang telah memberikan kepercayaannya terhadap produk, teknologi, dan servis yang kami hadirkan dalam semangat Let’s Go Beyond,” lanjut Henry.

Seperti halnya tren pasar nasional, pertumbuhan Toyota tahun ini juga berada pada segmen MPV dan SUV. Untuk segmen MPV sendiri, Toyota mencatatkan penjualan retail sebesar 197.036 unit sepanjang Januari – Oktober 2016 dengan pertumbuhan sebesar 34,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 146.075 unit. Pertumbuhan pesat ini membuat pangsa pasar Toyota di segmen MPV mengalami pertumbuhan pesat dengan menyentuh angka lebih dari 50 persen. Pangsa pasar tahun lalu sebanyak 49,3 persen sedangkan tahun ini menjadi 55,3 persen.

Dominasi Toyota di MPV didukung oleh line-up yang komplit di semua segmennya, mulai dari entry MPV yaitu Calya, low MPV dengan adanya Avanza & Veloz, serta Sienta, medium MPV yaitu Kijang Innova, high MPV yaitu NAV1, dan luxury MPV yaitu Alphard.

Pada periode yang sama, melalui dua produk andalan di segmen SUV yaitu Toyota Rush di segmen medium SUV dan Fortuner di segmen high SUV membukukan total penjualan ritel 42.265 unit, atau tumbuh 32,9% dibandingkan periode yang sama pada 2015 sebesar 31.806 unit.

Toyota Fortuner berhasil tampil sebagai motor penggerak di segmen high SUV dengan akumulasi penjualan ritel Januari—Oktober 2016 sebanyak 21.745 unit atau naik 112,8% dibandingkan Januari—Oktober 2015 sebesar 10.220 unit.

Pencapaian ini berhasil menempatkan Fortuner sebagai market leader dengan pangsa pasar 44,9% dibanding pada 2015 sebesar 27,3%. Sementara, untuk Toyota Rush angka penjualan relatif terbilang stabil yaitu 20.520 unit dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 21.586 unit.

Sepanjang 10 bulan di tahun ini, segmen hatchback dan sedan secara nasional penjualannya mengalami kelesuan. Pada periode Januari—Oktober 2016, total penjualan ritel sedan secara nasional tercatat sebanyak 11.369 unit atau turun 20,3% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015 sebanyak 14.266 unit.

Pada saat yang sama, penjualan ritel Toyota di segmen sedan masih tergolong memuaskan yaitu sebanyak 5.220 unit. Toyota mampu bertahan sebagai market leader di segmen sedan dengan pangsa pasar 45,9%.

Sementara itu, di segmen hatchback, Toyota berhasil mengakumulasi penjualan ritel Januari—Oktober 2016 sebanyak 58.246 unit, dan berhasil mencatatkan pangsa pasar dominan sebesar 34%.