Nissan GT-R Akan Kembali Dipasarkan di Indonesia

Nissan Motor Indonesia (NMI) selaku agen pemegang merek Nissan di Indonesia setelah lebih dari dua tahun tidak menjual mobil sport andalan, Nissan GT-R kembali menjualnya pada bulan Agustus yang lalu. Sebelumnya unit produk 2014 dengan livery GT Academy yang dipajang di stan Nissan di Gaikindo Indonesia International ternyata dibeli orang.

Terakhir kali NMI tercatat menjual mobil Nissan GT-R pada 2013 sejumlah delapan unit. Di pasar global, mobil ini sudah mengalami dua kali penyegaran, namun tidak dijual di Indonesia.

Versi terbaru, model tahun 2017 Nissan GT-R diperkenalkan pada pameran otomotif New York Auto Show pada Maret lalu. Memiliki pembaruan desain, jantung pacu mesin V6 3.8L kini menghasilkan tenaga lebih besar 20 HP menjadi 565 HP.

Presiden Direktur NMI yang baru, Antonio Zara, pernah menyampaikan GT-R seperti “barang terlarang” mengingat kapasitas mesinnya berada pada kelompok barang impor kena pajak barang mewah (PPnBM) 125 persen. Di Amerika Serikat dan Jepang, GT-R dijual sekitar Rp 1 miliar tetapi di Indonesia melonjak hingga Rp 3,3 miliar.

Sedangkan General Manager Marketing Strategy & Product Planning NMI Budi Nur Mukmin mengatakan bahwa meski memiliki pasar yang terbatas, Nissan GT-R membawa nama besar dan punya potensi walau pandangannya bukan volume penjualan.

“Ini saya buka saja ya, yang model terbaru kami usahakan meluncurkan mobil in tahun depan. Semester satu terlalu dekat, mungkin semester dua,” ucap Budi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here