Hadirnya regulasi baru Low Cost Green Car (LCGC) atau mobil murah pada tahun 2013 membuat pasar otomotif Tanah Air diwarnai dengan banyak model baru berharga lebih terjangkau. Namun meksi mobil dengan harga murah, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) diwajibkan minimal menggunakan ON92 (Research Octane Number) atau sekelas Pertamax.

Peraturan tersebut bukan hanya pada Toyota Agya, namunjuga berlaku untuk model mobil murah keduanya, yakni Toyota Calya MPV. Menurut Dadi Hendriadi, General Manager Technical Service PT Toyota Astra Motor (TAM) dianjurkan menggunakan RON92 atau lebih.

“Alasannya salah satunya untuk meningkatkan performa dari mesinnya itu sendiri,” ujar Dadi.

Dia menjelaskan bahwa jika pemilik mobil murah Toyota Calya menggunakan BBM subsidi alias RON88 atau di bawah RON92, maka akan ada dampak yang dirasakan pada mesin.

“Selain performanya menjadi berkurang, kemungkinan mesin juga akan ngelitik (knocking),” kata Dadi.

Seperti yang diketahui, fenomena knocking engine ini salah satunya disebabkan karena menggunakan bakan bakar ber oktan terlalu rendah yang menyebabkan tekanan dan temperatur ruang bakar sangat tinggi. Sehingga, penggunaan BBM harus disesuaikan dengan rasio kompresi mesin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here