Tanggapan Yamaha Terkait Honda CBR250RR

Jakarta – Honda belum lama ini memperkenalkan Honda CBR250RR kepada awak media. Tidak hanya debut di Indonesia, perkenalan tersebut juga menjadi debut dunia motor sport 250 cc itu. Seperti yang diketahui Honda CBR250RR terbaru hadir dengan berbagai fitur modern, salah satunya throttle by wire(TBW). Sehingga tidak lagi menggunakan sling baja pada handle gas, namun sudah digantikan metode sinyal elektronik dari Acceleration Position Sensor (APS).

Untuk spesifikasi mesin Honda CBR250RR sendiri, hadir dengan generasi baru 250 cc DOHC 2 silinder yang dikembangkan melalui kolaborasi kuat antara tim insinyur dari Jepang dan Indonesia. Sepeda motor ini akan mulai bisa dipesan di diler Big Wing dan Wing Dealer atau diler terpilih.

Memiliki dimensi panjang x lebar x tinggi 2.060 x 724 x 1.098 mm dan wheelbase 1.389 mm. Ground clearance 145 mm, tinggi jok 790 mm dan dengan kapasitas tangki bahan bakar 14,5 liter.

Hadirnya Honda CBR250RR ini tentu saja langsung berpengaruh pada Kawasaki Ninja 250R dan Yamaha R25 yang berada di satu segmen. Lalu apakah Yamaha gentar dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan pada motor Honda itu?

“Semuanya tergantung dari konsumen, kalau dia pintar pasti memilih produk yang bagus dan sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia,” kata Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturer (YIMM), Mohammad Masykur.

Masykur mengatakan bila mengatakan harga, dia tidak mau berandai-andai karena Honda belum mengumumkan secara detail. Namun terkait persaingan, Yamaha sudah siap.

“Kita mengembangkan produk itu sesuai dengan kebutuhan dan selera masyarakat Indonesia, termasuk dalam membuat R25,” ucap Masykur.

Masykur juga mengatakan bahwa masyarakat harus tahu apakah fitur modern yang tersedia itu berguna atau tidak.

“Karena masyarakat inginnya yang simpel saja tidak pusing harus pencet ini atau itu. Sehingga kita tidak gunakan lagi fitur tersebut,” ujar Masykur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here