in ,

Suzuki dan Mitsubishi Alami Penurunan Penjualan di China

Guangzhou – Negeri Tirai Bambu, China saat ini merupakan pasar otomotif terbesar di dunia. Dengan jumlah penduduk yang begitu banyak, tentu saja mendatangkan peluang besar yang membuat banyak pabrikan mobil mencoba peruntungan mereka di sana. Semakin banyaknya merek yang hadir membuat persaingan semakin ketat saja.

Bila ada yang mengalami peningkatan, tentu ada yang mengalami. Mercedes-Benz yang mengalami peningkatan penjualan sebanyak 21 persen, namun berbeda dengan dua pabrikan asal Jepang, Suzuki dan Mitsubishi yang mengalami penurunan penjualan.

Pada bulan Juni 2016, Suzuki mengalami penurunan 14,7 persen menjadi 11.471 kendaraan. Sementara Mitsubishi harus rela anjlok hingga menyentuh angka 25,6 persen, di mana hanya menjual 5.289 unit. Hal ini menambah panjang penurunan penjualan Mitsubishi selama 15 bulan. Hasil ini juga menunjukkan bahwa penjualan mobil Jepang di China masih belum mengalami peningkatan.

Suzuki sebelumnya memiliki permintaan kuat terhadap model sport utility vehicle (SUV) Vitara, yang diluncurkan pada bulan Desember 2015. Namun dengan keringanan pajak pada model kompak membuat persaingan makin ketat dan pada semester pertama 2016 periode Januari-Juni ini Suzuki mengalami penurunan penjualan sebanyak 22,3 persen menjadi 85.147 unit.

Sedangkan Mitsubishi mengalami penurunan yang lebih banyak pada semester pertama, turun sebanyak 31,4 persen menjadi hanya 34.217 unit. Model terlaris Mitsubishi di China, ASX menyumbang penurunan sebesar 16,7 persen, menjadi 3.119 unit.

Written by Celia Renata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hasil Tes Tabrak IIHS dan NHTSA Pada Dua Toyota Prius Baru

Isuzu dan Mazda Kerjasama Buat Pickup