Home » Tips & Advice » Buyer's Guide » Perbedaan Mesin DOHC Suzuki Satria FU150 Injeksi dan Honda Sonic 150R
Buyer's Guide

Perbedaan Mesin DOHC Suzuki Satria FU150 Injeksi dan Honda Sonic 150R

IOTOMOTIF.com – Suzuki belum lama ini meluncurkan versi terbaru bebek super mereka, Suzuki Satria F150 dengan teknologi sistem bahan bakar injeksi untuk melawan Honda Sonic 150R. Kedua motor tersebut mengadopsi mesin DOHC 4-kelp. Lalu apa saja perbedaan diantara kedua mesin.

Meskipun sama-sama menggunakan mesin sistem DOHC, namun kedua memiliki sistem berbeda. Sejak hadirnya All-New CB150R dan Sonic 150R, Honda menghadirkan mesin DOHC baru dengan karakter yang overstroke.

Mesin DOHC Sonic dan All new Honda CB150R ini mengadopsi Roller Rocker Arm. Mesin ini mirip dengan mesin SOHC 4 klep milik Yamaha yang juga menggunakan rocker arm. Karena hal inilah banyak yang menyebut mesin ini adalah ‘DOHC abal-abal’.

Namun Rocker arm pada mesin DOHC Honda ini memiliki perbedaan dengan mesin SOHC Yamaha dengan ukuran ayunan yang hanya setengah dari ukuran rocker arm SOHC. Rocker arm pada mesin DOHC Honda Sonic dan Honca CB150R ini berfungsi untuk membantu buka tutup klep.

Hal inilah yang membedakan mesin tersebut dengan mesin DOHC Suzuki Satria FU150. Motor ini dianggap sebagai DOHC asli karena memiliki karakter overbore dan tanpa adanya bantuan rocker arm.

Mesin DOHC Suzuki Satria F150 Injeksi ini masih sama dengan versi sebelumnya. Namun terdapat beberapa perubahan pada motor ini, seperti pada kampas kopling yang jauh lebih rapat dan juga sistem injeksi two-way spray.

Perbedaan DOHC Honda Sonic 150R dan milik Suzuki Satria FU adalah mesin Satria secara langsung, cam menekan katup tanpa banyak kehilangan momen. Dan karena tidak ada as tambahan, maka cam akan menekan tappet shim yang langsung bersinggungan dengan katup. Dan karena rocker arm memiliki hambatan atau daya gesek, bila dipikir secara logis maka lebih efisien menggunakan direct daripada rocket arm.









Get a weekly email with best free content
Subscribe