Suzuki Yakin Motor Sport Mahal Tetap Dibeli

IOTOMOTIF.com – Suzuki pada pekan lalu meluncurkan versi terbaru bebek super mereka, Suzuki All New Satria F150 yang kini sudah menggunakan teknologi sistem bahan bakar injeksi. All New Satria ini dipasarkan dengan harga yang makin mahal, Rp 21,65 juta untuk standard version dan high grade version terpaut Rp 300 ribu, dengan banderol Rp 21,95 juta. Meski motor ini dipasarkan dengan harga yang terus naik, namun masyarakat tetap saja antusias untuk membelinya.

Memang seiring dengan waktu, perkembangan pasar sepeda motor di Indonesia mulai bergeser. Jika pada beberapa tahun yang lalu pasar motor bebek paling diminati, maka saat ini skuter matik yang mendominasi. Tidak hanya itu, pasar motor sport juga terus berkembang, bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menggerus pasar jenis bebek.

Komisaris PT Suzuki Indomobil Motor Soebronto Laras mengatakan bahwa hal ini bisa dilihat dari terus berkembangya motor sport. Pada jaman dulu pasar motor sport hanya berjumlah 3 %, namun kini mengalami peningkatan menjadi 15 %.

“Ya sebenarnya begini, terjadi pergeseran. Dulu mimpinya kita bikin motor yang murah dan irit bensin. Zaman dulu kan begitu, makanya ada motor bebek. Nah sekarang ini tren bukan seperti itu lagi,” ungkap dia.

“Sekarang ini kita lihat motor sport naik. Enggak usah jauh-jauh, demo buruh saja sekarang pakai motor sport semua,” lanjut dia.

Dia juga mengatakan bahwa saat ini kemampuan pembeli motor sport berbalik dengan kenaikan harga bahan bakar minyak. Saat ada kebijakan kenaikan harga BBM, banyak masyarakat yang turun ke jalan, namun tetap saja hal tersebut tidak menghalangi masyarakat untuk membeli motor sport.

“Padahal kan kami lihat bensinnya dan segala macam protes kalau dinaikkan. Tapi kan tetap saja pada beli motor mahal,” pungkas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here