Pihak Sentul Optimis MotoGP Indonesia 2017

IOTOMOTIF.com – Sebelumnya tersebar kabar bahwa Indonesia gagal menjadi tuan rumah MotoGP 2017 setelah keluar pernyataan dari CEO Dorna Sport Carmelo Ezpeleta mengenai ke-profesionalan Finlandia dalam mempersiapkan berbagai persyaratan Dorna untuk menjadi tuan rumah MotoGP.

Dari pernyataan tersebut terlihat bahwa persiapan Finlandia lebih matang dibandingkan dengan Indonesia untuk MotoGP 2017. Namun hal tersebut tidak membuat pihak penyelenggara MotoGP Sentul pesimis. Mereka optimis Indonesia mampu mendapatkan satu tempat di MotoGP 2017. Memang Dorna Sport selaku penyelenggara MotoGP merencanakan penambahan 2 seri pada MotoGP 2017 dan mereka memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk mengisinya.

Irawan Sucahyono yang menjabat sebagai Advisor PT Sarana Sirkuitindo Utama selaku pengelola Sirkuit Sentul mengatakan bahwa survey topography sudah selesai dan tengah ke progress selanjutnya.

“Survey topography telah selesai, sekarang Proposal Masterplan meliputi Design Track, jadwal pembangunan, perencanaan sistem lingkungan, infrastruktur, medical, traffic management, keamanan, crisis centre, seating penonton, corporate & vip hospitality, marketing, dan metode pendanaan, sponsorship, semua itu dalam satu masterplan yang akan disepakati bersama Dorna, yang ditindak lanjuti dengan kontrak,” kata Irawan.

Irawan juga mengatakan bahwa bila semua persyaratan sudah selesai, penandatangan kontra dijadwalkan untuk berlangsung pada 31 Januari 2016, dan memang dia (FInlandia) juga sudah siap. “Kan rencana Dorna pada 2017 seri-nya ditambah 2, belum kalau ada yang pull out, jadi bisa aja dua-duanya masuk.”

Dia juga menjelaskan bahwa selain Finlandia terdapat beberapa negara yang berusaha menjadi tuan rumah MotoGP 2017, namun masih harus melihat kesiapan Indonesia. “Di luar Finlandia, masih ada beberapa negara yang usaha juga, kalau Indonesia tidak siap mereka langsung ambil. Syarat syarat sebelum kontrak, cukup buat perencanaan dan jadwalnya yang disepakati. Setelah kontrak, kita harus segera mempersiapkan, akan selalu dievaluasi, sampai tanggal 30 September 2016, bila diragukan maka akan dibatalkan,” jelas Irawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here