IOTOMOTIF.com – Seri MotoGP Aragon 2015 kembali menyajikan drama, mulai dari terjatuhnya Marc Marquez pada saat balapan baru berlangsung 2 lap sampai pertarungan sengit antara Valentino Rossi dan Dani Pedrosa untuk memperebutkan podium kedua. Sepanjang balapan Dani Pedrosa terus berada di depan Valentino Rossi.

Mendekati lap-lap akhir, barulah Rossi melancarkan serangannya pada Pedrosa untuk merebut podium kedua. Namun sebagai pembalap tuan rumah dan menjadi harapan satu-satunya Repsol Honda pasca Marquez jatuh, Pedrosa pun tak mau menyerah dan terus memberikan perlawanan sampai akhir balapan dan berhasil finish di podium kedua.

“Ini adalah salah satu pertarungan terbaik dalam karir saya, karena rival yang saya hadapi. Karena biasanya Anda bertarung dengan ketat dengan banyak pembalap seperti di masa lalu di kelas sebelumnya, tapi Valentino adalah master dari situasi ini,” ungkap Pedrosa.

“Dia sangat nyaman dalam momen seperti ini dan dia sangat percaya diri. Dia mampu mengendarai motornya, mengubah jalur, menggunakan gerakan berbeda, mengganti titik pengereman, dan titik apex untuk memutar motornya. Normalnya, dia sangat nyaman, tapi ini titik kelemahan saya, jadi saya sangat senang dengan peraihan hari ini,” tambahnya.

Selain itu, Pedrosa juga sangat diuntungkan dengan karakter lintasan sirkuit Aragon yang memiliki banyak tikungan ke kiri yang membuat kinerja tangan kanannya yang terkena arm pump tidak terlalu keras. Dengan begitu, Pedrosa pun bisa lebih fokus untuk melawan Rossi dan mempertahankan posisi keduanya.

Pertarungan antara Pedrosa dan Rossi ini ternyata juga membuat Jorge Lorenzo dan Marc Marquez penasaran. Bahkan kedua pembalap ini ingin sekali melihat tayangan ulang pertarungan Rossi dan Pedrosa khususnya di beberapa lap-lap akhir.

“Saya sangat tertarik untuk melihat tayangan ulangnya, khususnya di lap terakhir, karena Dani sangat berani dan mereka salip menyalip 5 atau 6 kali dalam satu lap,” ujar Lorenzo.

Sedangkan Marquez tidak perlu lagi untuk menonton ulang pertarungan antara Pedrosa melawan Rossi karena dirinya sudah melihatnya dari paddock karena harus mengakhiri balapan lebih awal.  “Dani membalap dengan sangat baik. Sepertinya di sini dan Malaysia adalah trek favoritnya dan juga dia sangat kompetitif,” ucap Marquez.

“Tapi dari yang saya lihat, dia kesulitan di awal-awal lap dengan bagian depannya, lalu di akhir-akhir lap dengan grip belakang. Sepertinya Yamaha selangkah lebih maju, karena Valentino mampu mengejarnya saat berakselerasi. Tapi dia membuat lap terakhir dengan luar biasa dan saya sangat menikmatinya,” sambungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here