Nissan-Datsun Belum Berencana Naikkan Harga

IOTOMOTIF.com – Kondisi nila tukar rupiah terhadap dollar US yang semakin menurun tentunya berdampak pada perkenomian tanah air, tak terkecuali industri otomotif. Kondisi ini membuat para produsen mobil memikirkan berbagai cara untuk tidak mengalami kerugian, salah satunya adalah PT Nissan Motor Indonesia (NMI).

Untuk saat ini, produsen serta pemegang merek Nissan dan Datsun di Indonesia tersebut masih bertahan dengan harga yang ada. Budi Nur Mukmin yang menjabat sebagai GM Pemasaran dan Strategi Produk NMI menjelaskan bahwa untuk saat ini Nissan dan Datsun masih belum memiliki rencana untuk meningkatkan harga.

“Kami mencari cara lain untuk mengerem efek dollar yang menguat. Tidak hanya dari kenaikan harga, pabrikan punya alternatif yang namanya cost reduction. Kalau semua fluktuasi dollar dilimpahkan ke konsumen supaya harga naik, itu tidak adil,” kata Budi.

Produsen bekerja keras memikirkan berbagai cara agar harga tidak naik, dan cara Nissan saat ini dikatakan dengan mengurangi biaya produksi tanpa mengurangi kualitas produk. Dan hal ini dijelaskan Budi berhubungan dengan pemasok komponen lokal. Budi mengatakan bahwa NMI berusaha terus menaikkan komponen lokal untuk mengurangi biaya produksi. Hingga saat ini, Nissan Grand Livina sudah mengandung 70-80 persen komponen lokal. X-Trail terbaru sudah 40 persen. Rata-rata mobil Nissan yang diproduksi di Indonesia dan baru meluncur memiliki kandungan komponen lokal sebesar 30 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here