Gara-Gara Airbag, 2,1 Juta Unit Mobil Ditarik di Amerika Serikat!

IOTOMOTIF.com – Penarikan mobil atau recall besar-besaran akan kembali terjadi di Amerika Serikat, menariknya penyebab recall besar-besaran ini juga masih disebabkan oleh masalah yang sama pada tahun lalu, yakni airbag. Untuk penarikan mobil kali ini diperkirakan akan mencapai 2,1 juta unit yang berasal dari tiga merek terkenal, yakni Toyota, Jeep dan Honda.

Isu penarikan mobil tersebut juga telah dibahas secara mendalam di Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat, akhir pekan lalu, demikian seperti yang dilansir oleh Reuters, Minggu (1/2/2015).

“Ada 400 kasus airbag yang mengembang tiba-tiba di model mobil yang masuk dalam daftar penarikan tersebut. Insiden tersebut juga telah mengakibatkan luka ringan, tapi tidak sampai menyebabkan kematian,” ujar pejabat NHTSA, Mark Rosekind.

Piranti airbag di mobil tersebut tiba-tiba mengembang secara tidak disengaja, hal tersebut disebabkan chip sensor airbag bermasalah. Airbag tersebut dibuat oleh TRW Automotive Holdings. Kasus recall mobil besar-besaran kali ini juga tidak ada sangkut pautnya dengan airbag buatan Takata Corporation yang menyebabkan recall mobil besar-besaran pada tahun lalu.

Seperti diketahui, bahwa inflator airbag buatan Takata mengalami masalah dan dapat menyebabkan airbag mengembang tidak semestinya dan meledak yang membuat serpihan-serpihan material pun melukai pengemudi dan penumpang mobil.

Sedangkan dari 2,1 juta unit yang akan di recall pada tahun ini terdiri dari Toyota Corolla, Toyota Matrix, dan Toyota Avalon. Jumlah mobil Toyota yang ditarik tersebut mencapai 1 juta unit. Kemudian mobil Jeep yang akan ditarik adalah Jeep Liberty 2002-2003, dan Jeep Grand Cherokee 2002-2004 dengan jumlah mencapai 750.000 unit. Dan mobil Honda yang terkena dampak recall ini diantaranya adalah Honda Odyssey 2003-2004, dan Honda Acura MDX 2003 dengan jumlah total mencapai 370.000 unit. Selain itu masih ada beberapa jenis mobil dari merek lainnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here