Honda Tak Akan Lagi Gunakan Airbag Buatan Takata!

IOTOMOTIF.com – Honda sepertinya tak ingin lagi menggunakan airbag besutan Takata Corporation pada produk-produk mobilnya, salah satunya adalah Honda Accord. Langkah tersebut sepertinya dinilai sangat tepat, pasalnya airbag Takata yang disematkan pada sejumlah mobilnya bermasalah dan mengakibatkan recall besar-besaran mobil Honda.

Selain itu, Honda Motor Company menjatuhkan pilihannya pada Toyoda Gosei yang tidak lain adalah pesaing Takata untuk memasok airbag untuk sedan andalannya tersebut. Sumber di internal Honda juga mengatakan, bahwa Toyoda Gosei akan memasok airbag yang diletakkan di samping pengemudi, airbag untuk lutut dan airbag tirai, demikian seperti yang dilansir oleh Reuters, Selasa (27/1/2015).

Seperti diketahui, Honda juga telah menandatangani kontrak dengan Autoliv yang dipercaya untuk memproduksi piranti airbag pada mobil Honda yang terkena recall. Proses pembuatan airbag tersebut juga direncanakan akan dimulai pada akhir tahun ini.

Selain itu Honda juga mulai membuka pembicaraan dengan sebuah perusahaan pembuat inflator airbag, yakni Daicel Corporation. Tujuannya adalah sebagai penjajakan kemungkinan penggunaan piranti yang dibuat Daicel untuk disematkan pada mobil Honda.

Sedan Honda Accord yang akan menggunakan airbag besutan Toyoda Gosei tersebut adalah Honda Accord model terbaru yang kabarkan akan mulai di pasarkan di Amerika Serikat pada bulan Agustus 2017 mendatang. Seperti diketahui, bahwa sejak tahun 2008 sampai akhir tahun lalu, Honda telah melakukan me-recall lebih dari 13 juta unit kendaraan prouksinya yang menggunakan airbag Takata. Dari total jumlah tersebut, 10 juta unit lebih berada di Amerika Serikat.

Honda juga tidak sendirian, tercatat ada 10 pabrikan lainnya yang melakukan recall terhadap mobil produksinya akibat penggunaan airbag buatan Takata. Airbag buatan Takata tersebut mengalami masalah dikarenakan bisa mengembang tidak semestinya, bahkan berpotensi meledak dan dikhawatirkan bisa menyebarkan pecahan material yang bisa melukai pengemudi dan penumpang mobil. Juru bicara Honda dan Takata juga menolak untuk memberikan komentar atas berita yang santer dan sudah beredar luas ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here