F1 Belgia 2014: Tim Red Bull Berusaha Agar Sebastian Vettel Terhindar dari Hukuman Grid!

IOTOMOTIF.com – Sang juara bertahan F1, Sebastian Vettel sepertinya tak henti-hentinya dirundung masalah. Dan kemarin, Jumat, (22/8) pada saat sesi Free Practice 2 F1 Belgia 2014, pembalap andalan Red Bull ini hanya terlihat duduk manis di pit. Ya, Vettel hanya bisa melihat pembalap-pembalap lainnya menggeber mobilnya pada sesi FP2 F1 Belgia 2014 karena mobil andalannya tidak bisa turun akibat mengalami gangguan mesin. Akibat kejadian ini, tim Red Bull pun berupaya agar Vettel tidak mendapatkan hukuman grid.

Permasalahan yang mendera mesin mobil Vettel ini sebenarnya sudah terjadi pada sesi Free Practice 1. Pada saat itu, Vettel yang baru saja melakukan 11 putaran, mobil pembalap asal Jerman inipun mengalami kerusakan pada bagian baru pengapiannya. Peristiwa ini juga hampir sama dengan yang dialami oleh Vettel pada balapan sebelumnya.

Parahnya lagi, di seri F1 Belgia 2014 ini Vettel sudah menggunakan semua jatah mesin barunya. Dan sesuai dengan regulasi, bahwa dalam satu musim setiap pembalap hanya mendapatkan jatah 5 unit. Usai sesi latihan bebas F1 Belgia 2014 ini Vettel juga mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya takut hukuman grid tidak dapat dihindarinya selama sisa musim ini.

Namun kepala Operasi Sirkuit Red Bull Remi Taffin menegaskan bahwa Vettel akan kembali menggunakan mesin lama seperti yang ia gunakan di Hongaria untuk dapat menghindari sangsi.

“Mesin yang dipakai Vettel di belgia itu sebenarnya baru, tapi ada masalah pada pengapian,” jelas Taffin.

Taffin juga menjelaskan, bahwa mobil Vettel kehilangan kekuatan dari salah satu silinder-nya. Hal tersebut diketahui setalah ditelusuri dari pengapian. “Jadi, kami harus memakai mesin lama, tapi OK karena cadangan satu sudah digunakan di Hongaria,” papar Taffin.

Taffin juga mengatakan, bahwa pihaknya tak memiliki banyak waktu untuk menyelidiki terlalu dalam untuk menemukian solusi yang mudah bagi mobil Vettel. Selain mengalami gangguan di atas, mobil sang juara bertahan ini juga mengalami kerusakan MGU-K akibat overheating disebabkan masalah pada bagian mesinnya. Jadi kedua komponen tersebut harus segera diselamatkan untuk beberapa sisa sesi balapan ke depan.

Sebagai konsekuensi untuk masalah pengapian ini, Taffin menyebutkan bahwa pihaknya memiliki knalpot rusak, akibatnya sering mengakibatkan overheating dengan bodywork. “Kita harus memeriksa cukup banyak bagian di mesin untuk meyakinkan bisa dipakai lagi pada balapan berikutnya,” tegas Taffin.

Artinya, Sebastian Vetteal harus bisa meloloskan diri dari sanksi penalti grid untuk perubahan mesin lebih lanjut sampai September di GP Italia. Taffin sendiri mengakui bahwa penalti memang tak terelakkan untuk Vettel hingga sampai sebelum akhir balapan musim ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here