Toyota dan Mitsubishi Ancam Angkat Kaki dari Filipina!

IOTOMOTIF.com – Dua Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota dan Mitsubishi sepertinya tidak puas dengan Pemerintah Filipina. Terbukti kedua pabrikan otomotif yang sudah menanamkan modal besar untuk memproduksi secara lokal produk-produknya di Filipina ini mempertanyakan sikap tegas Pemerintah Filipina untuk memulai kembali industri manufaktur otomotif.

Jika nantinya kondisi ini terus berlanjut dan dibiarkan berlarut-larut, maka Toyota dan Mitsubishi mengancam akan hengkang dari Filipina dan memindahkan fasilitas produksi lokal ke negara-negara Asia Tenggara lainnya. Ancaman Toyota dan Mitsubishi ini tidak main-main, karena rencana ini bisa mengancam nasib ribuan pekerja yang menggantungkan hidupnya di industri otomotif.

Bila Toyota dan Mitsubishi menarik produksi dari Filipina, maka negara akan kehilangan hasil produksi mencapai 50.000 unit mobil dalam per tahun-nya. Selain itu, ribuan pekerja di dua pabrik tersebut akan terancam kehilangan pekerjaannya. Dan yang lebih penting lagi, investasi yang sudah direncanakan oleh Toyota dan Mitsubishi juga terancam batal.

“Saya percaya dengan industri otomotif di Filipina. Tapi bila pemerintah masih bersikap pasif, maka lupakan saja rencana investasi tersebut, karena perubahan ke arah yang lebih baik akan sulit terjadi,” kata Ferdinand Raquelsantos, Ketua Industri Kendaraan dan Komponen MVPMAP, seperti ditulis Inautonews, Jumat (22/8/2014).

Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan Toyota Filipina, Rommel Guiterrez, “Kami telah berbicara dengan pemerintah, dan disarankan pemerintah mengeluarkan roadmap sehingga akan ada arah kebijakan yang jelas dan dasar untuk investasi Toyota di Filipina,” bebernya.

Pemerintah Filipina sendiri sebelumnya juga sempat mengusulkan keringanan pajak yang dirancang untuk menghidupkan kembali industri mobil kecil di sana. Namun hal tersebut tentunya memerlukan pengembangan yang serius dengan mengaharapkan investasi dari pihak luar. Jika nantinya Toyota dan Mitsubishi tetap tidak mendapatkan solusi yang menguntungkan dari Pemerintah Filipina, maka dua raksasa otomotif asal Jepang ini mengancam akan angkat kaki dari Filipina ke Malaysia atau bahkan ke Indonesia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here