Suzuki Indonesia Tunda Luncurkan Ertiga Diesel Tahun Ini!

IOTOMOTIF.com – Hadirnya Suzuki Ertiga mesin diesel di Indonesia sepertinya harus tertunda. Penundaan rencana PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk menghadirkan varian Ertiga diesel di Tanah Air ini disebabkan regulasi pemerintah yang melakukan pembatasan bahan bakar solar bersubsidi.

“Saya pikir momennya saat ini tidak pas, karena baru saja keluar peraturan pembatasan bahan bakar solar bersubsidi. Ini membuat kami harus mempertimbangkan kembali rencana membawa Ertiga diesel. Sampai kapan tepatnya? Itu belum bisa kami jawab,” jelas Davy J. Tuilan, 4W Sales, Marketing & DND Director PT SIS, saat ditemui pada acara Pesta Otomotif Mobil Suzuki (POMS) 2014, di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Sabtu (16/8/2014).

Sebelumnya SIS juga pernah menyatakan, bahwa pihaknya akan memboyong Ertiga diesel pada akhir tahun 2014 ini. Varian terbaru Suzuki Ertiga Diesel ini akan hadir dengan dibekali mesin diesel turbo berkapasitas 1,3-liter yang dipasok oleh Fiat. Pada saat itu juga dijelaskan, bahwa SIS tengah melakukan pengujian 50.000 kilometer. Tapi jika ternyata rencana SIS ini kini berstatus dipertimbangkan, maka kemungkina besar varian Ertiga mesin diesel baru akan diluncurkan oleh SIS pada tahun depan.

Davy juga menjelaskan, bawha penjualan Suzuki Ertiga saat ini masih tetap stabil, meskipun ada kompetitor baru yang saat ini sedang naik daun. SIS juga memilih untuk lebih fokus mempertahankan dan menaikkan penjualan Ertiga hingga akhir 2014 ini.

“Kehadiran pemain baru di segmen low MPV tidak membuat kami goyang. Ertiga masih ada di angka penjualan 5.000 unit perbulan. Angka tersebut sudah menunjukkan tren positif, meski segmen ini punya banyak pemain. Kalau kami masih bisa bertahan dengan Ertiga bensin, saya rasa belum perlu model dieselnya,” lanjut Davy lagi.

Angka penjualan 5.000 unit Suzuki Ertiga per bulan adalah catatan secara retail, atau sudah berstatus dari dealer ke konsumen. “Secara wholesales kami memang turun, tapi itu cara kami agar barang tidak menumpuk di dealer. Tapi bila dihitung retail, masih di angka yang stabil,” pungkasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here