Honda Siap Rebut Pasar Motor Sport Indonesia dari Yamaha

IOTOMOTIF.com – Saat ini Honda masih sedikit tertinggal dengan Yamaha yang masih menguasai pasar sepeda motor sport di Indonesia. Menurut data yang diberikan oleh Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), Margono Tanuwijaya, pada tahun lalu AHM hanya berhasil menguasai pangsar pasar sebesar 29 persen, dan sampai Maret 2014 berhasil naik menjadi 37 persen. Honda juga berharap hingga akhir tahun 2014 ini mampu meraih 40 persen.

”Memang sport masih nomor dua, tapi sedikit sekali selisihnya. Tapi kalau secara keseluruhan, AHM di kuartal  pertama 2014 mengalami pertumbuhan 3,7-4 persen hingga kami meraih 63 persen pasar sepeda motor nasional. Padahal pasar tidak tumbuh sebesar itu,” jelas Margono, (14/5/2014).

Nah, lalu bagaimanakah langkah yang akan dilakukan oleh Honda untuk mengejar Yamaha di segmen sport? Executive Vice President Director AHM, Johannes Loman mengatakan bahwa pekerjaan Honda saat ini adalah dengan penambahan range produk. Terutama motor sport di segmen paling gemuk dengan harga maksimal Rp 30 jutaan. Yamaha sendiri sampai saat ini masih sangat sukses dengan satu produk andalannya di segmen motor sport 150 cc dengan V-Ixion, meskipun sudah digempur dengan banyak produk dari Honda.

”Saat ini bisa saja sport menggantungkan pada satu tipe saja, tapi ke depan tidak akan bisa. Ambil contoh skuter. Saat ini permintaannya macam-macam, ada yang advance, elegan, juga sporty. Saat ini saja kami sudah memikirkan model seperti apa lagi yang diminta konsumen,” kata Loman.

Loman juga memberikan contoh, saat Honda hanya memiliki satu produk motor bebek, yakni Astrea. Maka ketika pasar sudah berkembang, produk tersebut wajib untuk diberikan pilihan, sama seperti segmen sport ketika nantinya semakin membesar, maka produk pilihan wajib ada.

”Dengan pasar yang membesar sudah pasti berbeda. Misalnya, pada saat pasar satu juta, mengeluarkan banyak produk secara skala ekonomi tidak bisa masuk. Ketika membesar, skala ekonomi mulai masuk dan konsumen semakin demanding. Itu tren pasar. Lihat gadget, juga banyak sekali variannya kan?” cecar Loman.

Pria ramah ini juga menambahkan, selain produk yang telah ia jelaskan, faktor yang tak kalah pentingnya adalah kapasitas produksi dan penguatan jaringan. Ketiga faktor tersebutlah yang saat ini coba untuk dipenuhi oleh AHM untuk dapat mendongkrak penjualan produknya di segmen sport.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here