Home » News » Preview Suzuki Mega Carry Pick-Up, Mobil Niaga Harga Terjangkau
News

Preview Suzuki Mega Carry Pick-Up, Mobil Niaga Harga Terjangkau

 Tak seperti mobil pikap pada umumya, varian yang merupakan keluaran PT. Suzuki Indomobil Sales ini memiliki dimensi yang lebih besar jika dibandingkan dengan Carry, Mega Carry adalah partner bisnis yang paling tepat bagi para pengusaha yang menginginkan kendaraan niaga dengan kapasitas besar untuk memperlancar pekerjaan, karena dapat langsung membawa barang dengan banyak sehingga tidak perlu bolak-balik mengangkut. Sebagai kendaraan niaga yang dipersiapkan untuk keperluan bisnis Mega Carry memiliki bentuk sederhana dan tanpa adanya pendingin ruangan kabin, terasa terasa kurang nyaman untuk menghadapi kota-beriklim tropis dan penuh dengan polusi udara, namun minimmya fitur yang ditawarkan membuat harga jualnya pun rendah, dengan harga Rp. 86 juta (on the rood DKI Jakarta) Mega Carry dijual secara resmi di Indonesia.

Mega Carry, sebagai mobil niaga yang murah dan berkualitas baik, merupakan karya anak bangsa yang mendapatkan pengakuan internasional karena sudah di ekspor ke 107 negara di Afrika, Arab dan Amerika Selatan. Kini, konsumen di Indonesia bisa memilikinya dengan harga yang kompetitif. Berbekalkan mesin G15Ayang berkapasitas 1.493 cc, Mega Carry memiliki tenaga 92 hp pada 6.000 rpm dan torsi 126 kgm pada 3.000 rpm yang kemudian daya disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan, sehingga impresi tenaga mesin yang dihasilakn cukup baik denagn akselarasi yang terasa ringan saat pedal diinjak, dan pada fitur keselamatannya pun telah dilengkapi dengan rem ventilated disc brake pada bagian depannya dan drum brake di belakang, membuat rasa aman saat berkendara dengan radius putaran yang kecil membuatnya mudah saat melalui jalan sempit dan mampu untuk bermanufer dengan baik.

Bodi depan mesin maupun rangkanya mirip denagn Suzuki APV,atau bisa disebut Mega Carry adalah APV versi pick-up. Terang saja, hal ini dikarenakan Mega Carry patformnya berbasiskan APV dan berukuran dimensi yang besar sebagai mobil niaga lebih cocok digunakan untuk berbisnis dan bukan sebagai kendaraan penumpang. Selain itu kabinya pun sangat sederhana fixed sead sebagai kelengkapan standarnya, yang dimana itu terasa kurang baik karena jokm kemudinya tidak bias diatur, terlebih joknya berbalut busa tipis, sehingga mempengaruhi yang berpostur tubuh tinggi, dan pergerakan tubuh saat berkendara jadi terbatas, serta posisi duduknya sempit terutama pada ruang kaki, tapi tidak perlu khawatir sebab cukup dekatnya jarak antara lingkar kemudi dengan jok membuat ergonomika pengemudi sedikit lebih baik.