Puegeot Django : Skuter Peugeot Bergaya Klasik dengan Teknologi Terkini

MILAN, IOTOMOTIF.com – Selain memproduksi mobil, Peugeot ternyata juga memproduksi skuter dan sudah melegenda sejak 1950-an. Saat ini produsen otomotif asal Perancis ini sudah memiliki sekitar 20-an model skuter yang sudah dipasarkan di Eropa.

Pada gelaran EICMA 2013 yang berlangsung akhir pekan lalu di Milan, Italia, Peugeot kembali meluncurkan skuter terbarunya yang diberi nama Django. Skuter terbaru Peugeot ini hadir dengan memadukan konsep skuter S55 dan S57 yang dirilis tahun 1950.

Meskipun tampil dengan gaya klasik, skuter Peugeot ini dibekali dengan teknologi canggih. Peugeot Django diklaim memiliki mesin kecil yang irit bahan bakar namun tetap memiliki performa yang gemilang. Django hadir dengan empat pilihan mesin, yakni mesin 50 cc 2 tak dan 4 tak, 125 dan 150 cc 4 tak yang persis seperti yang dilakukan oleh Piaggio terhadap Vespa Primavera generasi terbarunya.

Model skuter Peugeot ini cukup menarik dan tidak menjiplak Piaggio maupun produsen skuter lainnya. Django dibekali dengan pelek 12 inci dan spakbor belakang yang hadir dengan desain berbentuk bulat dengan tiga lubang udara. Selain itu aksen krom dan logo singa juga terlihat menghiasi perisai depannnya. Lampu depan Django juga terlihat hadir dengan model retro bulat namun menggunakan LED. Sementara desain panel instrumennya juga tampil dengan inspirasi desain skuter lama namun sudah menggunakan LCD yang diletakkan di samping panel analog.

Puegeot juga mengklaim skuter terbarunya ini menawarkan kenyamanan berkendara yang lebih jika dibandingkan dengan para kompetitornya. Terutama saat digunakan untuk berboncengan, hal tersebut berkat dimensinya yang memang sedikit lebih besar dari kompetitornya. Django memiliki dimensi panjang 1.944 mm, tinggi 770 mm, dan jarak sumbu roda 1.363 mm. Selain itu, Peugeot juga menambahkan soket 12V di kotak penyimpanan di balik perisainya.

Peugeot juga membekali skuter terbarunya ini dengan rem berteknologi Syncro Braking Control (SBC) yang berfungsi untuk mendistribusikan tekanan secara bersamaan pada kedua rodanya. Teknologi ini hampir sama dengan teknologi Combi Brake System milik Honda. Namun, untuk rem dengan teknologi ini hanya akan disematkan oleh Peugeot pada model bermesin 125 dan 150 cc saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here