Home » News » Nasional » Perbedaan Mazda Biante Skyactiv 2014 Dengan Model Lama
Comparisons Nasional

Perbedaan Mazda Biante Skyactiv 2014 Dengan Model Lama

Jakarta, IOTOMOTIF.com – Pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 beberapa waktu lalau, Mazda Motor Indonesia (MMI) merilis mobil MPV-medium model terbarunya, yaitu Mazda Biante Skyactiv 2014 yang menggantikan model lama. Sebelumnya ehadiran jajaran mobil Mazda terbaru berteknologi Skyactiv didahului oleh Mazda CX-5 dan Mazda6 sedan.

Kembali ke Mazda Biante Skyactiv. Ternyata model baru ini mengalami banyak perubahan bila dibanding dengan Biante model lama yang diperkenalkan pada IIMS 2012 silam. Perubahan ini mulai dari interio, eksterior hingga mesin yang diusung. Lalu apa saja perbedaan dari Mazda Biante Skyactiv 2014 dengan Biante model lama?

Desain Eksterior

Mulai pada bagian eksterior, Biante Skyactiv mengalami revisi desain yang berbeda dari model pendahulunya, seperti pada bagian depan termasuk grill, bumper serta lampu kabut. Pada Biante SKyactiv mengusung desain grill 3-garis lebar berlapis krom yang terlihat lebih mewah dan elegan. Desain grill pada Biante Skyactiv mirip dengan model-model Mazda SKyactiv lain seperti CX-5 dan Mazda6. Sementara pada Biante model lama grill didesain simple dan tipis, terletak dibawah bemper.

Pada bagian belakang terlihat desain bagian bawah lampu kanan dan kiri mendapat finisher hitam dan cerah. Ujung knalpot dilapisi krom, tidak lupa terdapat moulding pada sisi bagian bawah body yang menambah kesan sporty.

Interior

Masuk ke bagian interior, kabin Mazda Biante Skyactiv masih nampak sama dengan model lama. Namun pada model baru ini mendapat beberapa penambahan aksesoris, seperti pada baris penumpang bagian belakang kini disediakan fitur hiburan in-car entertainment berupa layar monitor LCD berukuran 10,1 inci, diletakkan diatas langit-langit bagian tengah.

Head unit juga diperbarui namun masih tetap menggunakan LCD layar sentuh berukuran 6,1 inci. Dapat memainkan beragam format seperti DVD, CD, MP3, WMA, AAC dan video Divx. Yang menarik dari head unit Mazda Biante Skyactiv ini ternyata sudah dilengkapi dengan fitur navigasi. Sedangkan Multi-Information Display (MID) khusus untuk informasi seperti trip kontrol, hadir dengan tampilan warna putih (model sebelumnya warna merah).

Bagian pintu juga mendapat fitur keamanan berupa sensor kecepatan sehingga lebih aman dari kemungkinan terjepit khususnya bagi anak-anak. Ada pula fitur Anti-lock Brake System (ABS), Electronic Brake Force Distribution (EBD), Emergency Brake Asisist (ABA), Dynamic Stability Control (DCS), Traction Control System (TCS). Fitur lain yang disematkan pada Biante Skyactiv seperti tetap menggunakan lampu xenon dengan autolevel, spion luar electric yang dapat dilipat otomatis.

Mesin dan Performa

Perbedaan paling utama dari Mazda Biante SKyactiv tentu saja terletak pada bagian mesin. Walau masih mengusung spesifikasi mesin berkapasitas 2.0-liter, namun Biante berteknologi Skyactiv mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar dan dilengkapi pula dengan fitur i-Stop Mazda. Mesin Biante Skyactiv mampu menghasilkan tenaga sebesar 111 kW (151 PS) pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 190 Nm pada 4.100 rpm, DOHC, dengan susunan dan jumlah klepnya yang sama dengan Dual Sequential Valve Timing (S-VT) dan kontrol katup gas elektronik (ETC).

Sementara Biante non-Skyactiv (model lama) hanya menghasilkan tenaga sebesar 110 kW pada putaran 6.200 rpm dan torsi maksimum 190 Nmpada 4.500 rpm. Ddengan ini bisa dipastikan, mesin Skyactiv diklaim lebih responsif untuk berakselarasi dan juga lebih efisien atau irit dalam konsumsi bahan bakar.

Perbedaan lain juga terdapat pada kompresi mesin. Bila model lama memiliki perbandingan kompresi 11,2:1, maka model Skyactiv adalah 12:1. Kompresi ini memang sengaja dibuat lebih rendah bila dibandingkan mesin SKyactiv yang lain, karena Mazda harus melakukan perubahan pada susunan sistem pembuangan, jika biasanya 4-2-1 (untuk perbandingan kompresi 13:1 atau lebih tinggi lagi), sekarang menjadi 4-1.

Transmisi

Selanjutnya pada transmisi model lama adalah 5-percepatan otomatis, sedangkan pada Biante Skyactiv menjadi 6-percepatan yang dilengkapi pengoperasian manual yang akan berbeda dengan transmisi otomatis Tiptronic. Pasalnya, pada tongkat transmisi, untuk operasional manual, tinggal menekan tombol kecil di sisi kanan tongkat transmisi.

Untuk memindahkan gigi secara manual bisa dillakukan melalui “paddle shifter” yang berada di belakang kanan dan kiri setir. Kedua paddle hanya digunakan untuk memindahkan gigi ke posisi lebih tinggi. Sedangkan untuk memindahkan gigi ke posisi lebih rendah, cukup menekan tombol yang mencuat di di palang harisontal yang berada di bagian atas (di kanan dan kiri dengan ditekan dengan jempol) sehingga lebih mudah dan praktis.









Get a weekly email with best free content
Subscribe