Daihatsu Belum Naikkan Harga

JAKARTA, IOTOMOTIF.com – Saat Mazda sudah mengumumkan kenaikan harga mobilnya akibat semakin melemahnya rupiah, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengaku masih mencoba untuk bertahan. Presiden Direktur ADM, Sudirman Maman Rusdi juga mengatakan, tidak semua kenaikan harga langsung dibebankan pada konsumen.

“Kami selalu melakukan renegosiasi kontrak setiap tiga bulan dengan pemasok komponen. Khususnya mereka yang rentan dengan melemahnya nilai rupiah. Tidak langsung dinaikkan begitu saja,” jelas Sudirman, semalam (26/8).

Pria ramah ini juga menambahkan, jika nantinya ada salah satu perusahaan pemasok yang benar-benar rugi dan sudah sangat kesulitan, maka Daihatsu akan segera melakukan langkah negosiasi langsung. “Di Daihatsu , pemasok yang terluka parah kami ajak bicara dan mencari jalan keluar bersama,” begitu lanjutnya.

Sudirman juga menjelaskan, bahwa dampak semakin melemahnya nilai tukar rupiah baru dirasakan nanti pada September. Pria ramah ini juga belum memberikan penjelasan pengaruh ekonomi terhadap penjualan line-up mobil-mobilnya. “Masih dihitung! Pastinya Gaikindo tetap dengan target awal tahun, yakni 1,1 juta unit,” imbuh Sudirman.

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor Indonesia (GIAMM), Hadi Surjadipraja juga mengatakan, bahwa semakin merosotnya nilai tukar rupiah membuat sejumlah anggotanya semakin sulit untuk mendapatkan keuntungan. Bahkan beberapa anggota sudah mendesak agar Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) untuk segera menaikkan harga komponen, sehingga bisnis mereka bisa tetap berjalan.

“Posisi kami terjepit di tengah. Dari bawah harga bahan baku naik (karena dolar), di atas, ATPM  tidak mau menaikkan harga,” jelas Hadi yang tidak ragu, situasi nanti justru semakin sulit.  “Kalau seperti ini terus, ya tutup saja. Mau bagaimana lagi,” pungkasnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here