MUNICH, IOTOMOTIF.com – Setelah kurang sukses dengan Smart roadster 4-penumpang dan Smart Sporty, Daimler masih memiliki rencana lagi untuk menghadirkan produk terbarunya di 2014 mendatang dengan melahirkan skuter bertenaga listrik.

Smart Scooter Electric terbaru dari Daimler ini masih berstatus prototype, kabarnya skuter Smart terbaru ini mampu melesat dengan kecepatan tertinggi mencapai 45 km/jam. Kehadiran skuter listrik ini juga diproyeksikan untuk kembali memperkuat citra Smart sebagai produsen spesialis transportasi dalam kota, dan bukan hanya mobil saja.

“Smart adalah jawaban Daimler terhadap kondisi  kota-kota besar saat ini.Tujuannya, membuat kehidupan warga kota makin berwarna, bahagia dan sehat,” beber Annette Winkler, Brand Chief Smart di Boeblingen, Jerman yang dilansir Bloomberg, kemarin (7/7/2013).

Smart sendiri sepertinya juga membutuhkan angin segar, setelah terus merugi lebih dari 1,5 miliar euro sejak pertama kali diperkenalkan pada 1998. Bahkan untuk tahun ini saja, sindikasi perbankan Jerman, Bankhaus Metzler memprediksi Smart akan mengalami defisit hingga 120 juta euro.

Hal tersebut juga juga menjadi perhatian khusus bagi Daimler yang merupakan induk dari Smart. Bahkan untuk dapat menarik konsumen, Daimler menawarkan Smart ForTwo listrik dan Smart ForTwo dengan panel plastik yang bisa digonta-ganti. Dan untuk tahun depan, rencananya Daimler akan menghadirkan varian termurah yang merupakan hasil kerjasamanya dengan Renault, yaitu mobil mini empat penumpang.

Sepeda

Selain akan meluncurkan skuter terbarunya, Smart juga berencana menciptakan segmen baru, yaitu e-Scooter pada 2014 mendatang. e-Scooter ini akan hadir dengan dibekali beberapa fitur-fitur terkini, seperti airbag, rem ABS dan blind spot assistant.

Sepeda listrik juga disiapkan untuk menjadi varian terbaru dari produsen otomotif asal Jerman ini. Sepeda listrik ini merupakan hasil kerjasama Smart dengan MIFA Mitteldeutsche Fahrradwerke AG. Untuk sepeda listrik terbarunya ini, Smart akan menyematkan sebuah motor listrik 250 watt, dan langsung dipasangkan pada ban belakangnya. Sepeda listrik ini juga mendapat sokongan energi dari baterai lithium-ion.

Kedua varian terbaru tersebut rencananya akan menyasar konsumen baru, apalagi skuter dan sepeda tidak memerlukan SIM untuk mengendarainya. “Kami sekarang dalam posisi tepat,” lanjut Annette Winkler.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here