Home » News » Global » Pemerintah AS Perketat Penggunaan Piranti Multimedia di Mobil
Safety Global

Pemerintah AS Perketat Penggunaan Piranti Multimedia di Mobil

WASHINGTON, IOTOMOTIF.com – Penggunaan piranti multimedia di mobil saat berkendara memang sangat riskan dan terlalu membahayakan. Hal tersebut langsung di respon cepat oleh aparat pemerintah Amerika Serikat (AS) dengan menyiapkan peraturan baru untuk memperketat penggunaan piranti multimedia di mobil.

Peraturan baru pemerintah AS ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan atau mengurangi penyebab terpecahnya konsentrasi atau perhatian pengemudi saat berkendara. Dengan peraturan baru yang siap diluncurkan ini, mewajibkan semua produsen mobil yang memasarkan mobilnya di AS wajin membantu pengemudi untuk selalu focus ke jalan dan tangan di kemudi.

NHTSA atau Lembaga Kesemalatan Jalan Raya AS juga mengusulkan agar setiap pabrikan mobil untuk menonaktifkan tiga fungsi piranti elektronik pada mobilnya saat melaju. Ketiga fungsi tersebut diantaranya adalah, kelengkapan mengetik pesan singkat dan brosing internet. Kedua, , berbagai hiburan berbasis video, termasuk telepon video dan yang terakhir adalah menampilkan berbagai teks tulisan yang membuat pengemudi ingin membacanya, seperti SMS, konten sosial media dan lain-lain.

Usulan NHTSA ini tentunya masih bersifat himbauan saja dan belum mengikat bagi para pelaku industry. Sayangnya, ide dan niat baik dari NHTSA ini sangat bertolak belakang sekali dengan investasi besar-besaran yang dilakukan oleh produsen mobil yang malah ingin melengkapi kabin mobil produksinya dengan teknologi informasi dan fitur-fitur hiburan.

“Kami tidak meragukan kalau pengemudi menyukai teknologi ini. Kami tidak punya kompensasi inovasi untuk konsumen dengan tingkat keselamatan yang dibutuhkan,” komentar Menteri Perhubungan Ray LaHood seperti dilansir Autonews, kemarin (23/3/2014).

Dalam himbauannya tersebut, NHTSA berupaya untuk mengurangi perhatian pengemudi pecah selama 2 detik untuk melakukan pekerjaan lain. Selain itu, pengemudi juga dilarang untuk menekan tombol maksimal enam kali dalam 12 detik pada berbagai fitur multimedia di dashboard mobilnya. Aktifitas-aktifitas yang masuk dalam kategori tersebut diantaranya adalah, menghidupkan radio, mengubah stasiun radio, mengatur suhu pendingin, sampai menjawab telepon dengan hand’s free. Waktu yang dihimbaukan oleh NHTSA tersebut lebih cepat jika dibandingkan dengan anjuran Asosiasi Industri Otomotif, yaitu maksimal 20 detik.