Sekilas Mobil Murah Astra-Daihatsu Ayla

Setelah membahas sekilas tentang Toyota Agya, kini giliran melirik saudara kembarnya, Astra Daihatsu Ayla. “Ayla, itu kesimpulan nafas Indonesia. Mobil ini kecil tapi tidak kecil, mobil ini murah tapi tidak murahan. A-concept bukan Ayla, tapi nafas A-concept ada di Ayla,” kata desainer Mark Widjaja dalam sesi pendalaman Astra Daihatsu Ayla di Sunter, Jakarta Utara, Rabu (19/9/2012).

Head Development Project RnD Astra Daihatsu Motor, Embay Sunaryo mengatakan mesin 3 silinder 1.000 cc 1KR-DE adalah mesin yang baru dikembangkan untuk masyarakat Indonesia.

Jika pada mesin Xenia lama menggunakan mesin 1.000 cc 63 ps. Dan bore x stroke Xenia 1.000 cc mencapai 72×81 maka mesin 1.000 pada Daihatsu Ayla adalah 71×84.

“Biasanya mesin 3 silinder, exhaust manifold 3 biji, tapi ini mesin 3 silinder exhaust manifoldnya hanya 1,” ucap Embay.

Untuk Astra Daihatsu Ayla tipe teratas menggunakan mesin 1.000 cc 3 silinder transmisi otomatis 5 speed dengan pelek alloy ring 14 untuk depan dan belakang ukuran 175/65.

Sistem pengereman menggunakan disc brake di depan, dan tromol belakang. Mobil tersebut menggunakan CD player. Sementara untuk tipe menengah dan bawah tidak.

Dan untuk Astra Daihatsu Ayla tipe menengah dan bawah menggunakan pelek kaleng yang hanya dihiasi dop. Pelek tersebut berukuran ring 13 yang dibalut ban 155/80 di depan dan belakang.

Astra Daihatsu Ayla memiliki bobot 745 kg (berat kosong) dan PxLxT (3.580 mm, 1.600 mm, 1.530 mm dan wheelbase 2.730 mm dan radius putar 4,4 meter.

Mobil tersebut menggunakan pelat bodi ukuran 0,7 mm dan 0,6 mm. Dengan kapasitas 5 penumang (idealnya 4 penumpang). Untuk tipe termurah juga tidak tersedia AC, Audio, power window dan power steering.

Embay menjelaskan platform Astra Daihatsu Ayla menggunakan platform yang dikembangkan untuk mobil tersebut.